Semangat Riset dan Dukungan Penuh: Tim MAN 1 Kota Sukabumi Harumkan Jawa Barat di OMI Nasional 2025

Semangat Riset dan Dukungan Penuh: Tim MAN 1 Kota Sukabumi Harumkan Jawa Barat di OMI Nasional 2025
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Kanwil Kemenag Jawa Barat, Drs. H. Usep Saepudin Muhtar, M.Pd., langsung mendampingi peserta OMI.10/11/2025 (dokhumas MAN1)

Spektroom – Dukungan moril dan kebersamaan mewarnai perjuangan Tim Riset MAN 1 Kota Sukabumi yang menjadi satu-satunya perwakilan Madrasah Aliyah dari Jawa Barat dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Nasional 2025 di Grand El Hajj, Kota Tangerang. Didampingi langsung Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Kanwil Kemenag Jawa Barat, Drs. H. Usep Saepudin Muhtar, M.Pd., para peserta tampil penuh semangat membawa nama Jawa Barat dan madrasah ke panggung nasional.

Drs. H. Usep Saepudin Muhtar, M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta asal Jawa Barat yang berhasil melaju ke tingkat nasional. “Alhamdulillah, kontingen Jawa Barat selalu menunjukkan semangat luar biasa. Kami tidak hanya membawa nama daerah, tetapi juga semangat inovasi madrasah yang terus berkembang. Harapan kami, OMI menjadi wadah untuk memperkuat kemampuan riset siswa madrasah serta melahirkan generasi unggul yang berkontribusi bagi bangsa dan agama,” ujarnya dengan penuh semangat.

Kepala MAN 1 Kota Sukabumi, Drs. Tatang Moh. Abdurahman, M.Ag., juga menegaskan kebanggaannya atas capaian tim riset yang menjadi bagian dari kontingen Jawa Barat. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas dukungan Kanwil Kemenag Jawa Barat, khususnya kepada Bapak Kabid Penmad yang selalu memberikan motivasi kepada peserta. Kebersamaan ini menjadi kekuatan besar bagi para siswa untuk tampil percaya diri dan berintegritas di tingkat nasional,” tuturnya.

Drs Tatang pejabat Bidang Penmad Kanwil Kemenag Jabar kunjungi Stand Expo MAN1 Sukabumi, 12/11/2025. (dokhumas MAN1)

Kunjungan Staf Bidang Penmad Kanwil Kemenag Jawa Barat ke stand Expo Madrasah MAN 1 Kota Sukabumi turut menambah semangat tim. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Grand Final OMI Nasional 2025 itu berlangsung di Grand El Hajj, Kota Tangerang, pada Selasa, 12 November 2025.

Drs. Tatang menambahkan, “Kunjungan ini bukan hanya memberi motivasi, tapi juga pengakuan bahwa madrasah memiliki potensi besar untuk berinovasi dan bersaing di tingkat nasional.”

Salah satu peserta OMI Riset, Fathir Mohamad Ikhsan, menuturkan rasa bangganya. “Kami merasa terharu karena karya kami mendapat perhatian langsung dari pihak Kanwil. Dukungan seperti ini menambah semangat kami untuk tampil maksimal di Grand Final OMI,” ujarnya penuh antusias.

Kegiatan OMI Nasional 2025 yang digelar oleh Direktorat KSKK Madrasah Kemenag RI pada 10–14 November di Kota Tangerang menjadi ajang unjuk kemampuan dan kreativitas siswa madrasah di bidang sains dan riset. Kehadiran Tim OMI Riset MAN 1 Kota Sukabumi dalam kontingen Jawa Barat mencerminkan semangat kolaborasi antara siswa, guru pembimbing, dan jajaran Kementerian Agama dalam memajukan mutu pendidikan madrasah.

Dengan dukungan moral dan spiritual dari berbagai pihak, kontingen Jawa Barat optimistis mampu menorehkan prestasi terbaik di Olimpiade Madrasah Indonesia Tingkat Nasional 2025 serta membawa harum nama madrasah di tingkat nasional. (Polin/Dhamba )

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс