Trending

Semester I 2026, Realisasi Retribusi Daerah Lampung Capai 51,8 Persen

# Repost lampungprov.go.id

Semester I 2026, Realisasi Retribusi Daerah Lampung Capai 51,8 Persen
Rapat Evaluasi Retribusi Daerah Semester I Tahun 2026 di Ruang Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung. (Foto Diskominfotik Lampung).

Bandarlampung - Spektroom: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mencatat realisasi retribusi daerah hingga Semester I Tahun Anggaran 2026 telah mencapai 51,80 persen dari target Rp485 miliar.

Capaian tersebut dinilai menjadi modal positif untuk mencapai bahkan melampaui target pendapatan daerah hingga akhir tahun.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan usai memimpin Rapat Evaluasi Retribusi Daerah Semester I Tahun 2026 di Ruang Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Rabu, 22 Juli 2026.

Marindo mengatakan, secara keseluruhan realisasi pendapatan daerah juga telah mencapai lebih dari separuh target APBD 2026.

"Kalau APBD kita sekitar Rp7 triliun, berarti realisasinya sudah berada di kisaran Rp3,5 triliun. Untuk retribusi daerah sudah mencapai 51,80 persen dari target Rp485 miliar," ujarnya.

Marindo optimistis target Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana transfer, maupun sumber pendapatan lainnya dapat tercapai hingga akhir tahun. Dalam evaluasi tersebut, Marindo mengungkapkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) bahkan telah melampaui target retribusi meski tahun anggaran baru memasuki semester pertama.

Berdasarkan data evaluasi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan mencatat capaian tertinggi sebesar 300,02 persen. Disusul Dinas Perkebunan 214,61 persen, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) 177,51 persen, Dinas Kehutanan 167,90 persen, serta Biro Umum 138,65 persen.

Sementara dari sisi nominal, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi menjadi penyumbang retribusi terbesar dengan realisasi Rp10,99 miliar atau 62,26 persen dari target.

Untuk diketahui, Retribusi Perangkat Daerah Dinas Perhubungan Realisasi: Rp27.143.628 (Capaian: 5,32%) kemudian Dinas Koperasi dan UKM Realisasi: Rp3.475.000 (Capaian: 9,93%) selanjutnya Dinas Kesehatan Realisasi: Rp129.904.000 (Capaian: 16,50%).

Sedangkan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Realisasi: Rp676.069.075 (Capaian: 22,19%), Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Realisasi: Rp467.342.000 (Capaian: 34,84%), Dinas Kelautan dan Perikanan Realisasi: Rp575.542.650 (Capaian: 36,34%).

Berikutnya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Realisasi: Rp153.525.400 (Capaian: 37,26%), Dinas Pemuda dan Olahraga Realisasi: Rp314.989.006 (Capaian: 39,94%), Dinas Sosial Realisasi: Rp5.830.000 (Capaian: 40,49%).

Selanjutnya Dinas Tenaga Kerja Realisasi Rp104.174.804 (Capaian: 41,54%) Badan Penghubung Realisasi: Rp259.585.000 (Capaian: 42,70%) serta BPKAD Realisasi: Rp560.966.280 (Capaian: 45,42%), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Realisasi: Rp44.012.000 (Capaian: 47,68%)

Sementara Dinas Perindustrian dan Perdagangan Realisasi: Rp50.665.000 (Capaian: 49,32%), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi Realisasi: Rp77.852.000 (Capaian: 50,96%), Dinas Pariwisata Realisasi: Rp13.132.000 (Capaian: 63,05%) serta Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Realisasi: Rp10.990.503.940 (Capaian: 62,26%).(@Ng).

Berita terkait

2 | 5     LAMPBerdasarkan analisis angin gradien 3000 feet tanggal 01 November 2026 Jam 19.00 WIB, angin dominan dari arah Tenggara-Selatan dengan kecepatan angin di wilayah Jawa

BMKG Juanda Peringatkan Cuaca Ekstrem di 21 Wilayah Jawa Timur hingga 9 November

Sidoarjo-Spektroom : Masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Timur diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan berlangsung pada 2 hingga 9 November 2026. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir, banjir bandang, tanah longsor hingga angin kencang. Peringatan tersebut disampaikan Stasiun Meteorologi Kelas

Bian Pamungkas
Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan  Berkarakter Daerah

Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan Berkarakter Daerah

Bandarlampung - Spektroom: Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., mendukung penguatan peran arsitek dalam membangun Lampung yang maju dengan tetap mempertahankan identitas dan kearifan lokal. Arsitektur dinilai tidak hanya berperan dalam merancang bangunan, tetapi juga membentuk kawasan dan lingkungan yang mencerminkan karakter daerah. Hal

Anggoro AP