Trending

Seminar Nasional Fakultas Peternakan UNJA Jadi Wadah Pertukaran Ilmu Pengetahuan, Gagasan Dan Inovasi Lintas Disiplin Ilmu

Seminar Nasional Fakultas Peternakan UNJA Jadi Wadah Pertukaran Ilmu Pengetahuan, Gagasan Dan Inovasi Lintas Disiplin Ilmu
Flyer Faperta Unja

Jambi - Spektroom: Seminar Nasional Fakultas Pertanakan Universitas Jambi mengangkat tema Inovasi One Health,  Sebagai Penggerak Transformasi Agrikultur Berkelanjutan Menuju Kedaulatan Pangan Nasional, merupakan penyelenggaraan ke-8 sejak digelar pertama kali tahun 2023, di Graha Singadekane lantai 7 Pasca Sarjana, Universitas Jambi, Kamis 29 Oktober 2026.


Ketua Panitia pelaksana, dosen dan peneliti Universitas Jambi Muhammad Hafidz Ibnu Khaldun dipilihnya tema tersebut mengingat bahwa isu kesehatan manusia, hewan dan lingkungan merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan dalam upaya mengatasi kesehatan, melalui pendekatan One Health.

"Tema ini kami pilih karena isu kesehatan manusia, kesehatan hewan  dan kesehatan lingkungan  merupakan aspek yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Pendekatan One Health menjadi semakin penting dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penyakit zoonasis, ketahanan pangan, kesehatan hewan, ikan, hingga keberlanjutan sistem pertanian, peternakan, dan perikanan" ujar Ibunu dalam laporannya, Kamis (29/10/2026).


Menurut Ibnu Khaldun, seminar ini diharapkan dapat menjadi wadah pertukaran ilmu pengetahuan, gagasan, pengalaman, dan inovasi lintas disiplin ilmu yang diharapkan mampu memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, peneliti dan  praktisi dalam mendukung transformasi agrikultur yang berkelanjutan dan mewujudkan ketahanan pangan nasional.


Seminar diikuti oleh 220 peserta terdiri dari 116 pemakalah dan 104 peserta dengan berpartisipasi baik secara luring maupun secara daring. 


"Peserta berasal dari berbagai perguruan tinggi, instasi pemerintah, dan lembaga teknis yang menunjukkan besarnya antusiasme dan perhatian terhadap pengembangan ilmu pengetahuan serta penerapan pendekatan One Health dalam pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia." Ujarnya lagi.

Sementara diforum yang sama, pada pembukaan Seminar Nasional Fakultas Pertanakan Universitas Jambi, Wakil Rektor Unja Bidang Akademik Prof. Elfrida menegaskan Universitas Jambi akan mendorong keterlibatan mahasiswa sebagai generasi inovator yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kewirausahaan, adaptif dan terhadap perkembangan teknologi dan memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan pangan nasional. 

audio-thumbnail
Warek Elfrida
0:00
/104.33

"Kedaulatan pangan tidak dapat diwujudkan hanya dengan meningkatkan produksi tetapi harus dibangun melalui integrasi ilmu pengetahuan, inovasi, teknologi, kesehatan, lingkungan dan pemberdayaan masyarakat" tegas Elfrida.


Prof. Elfrida One Health harus menjadi pendekatan nyata yang menghubungkan antara laboratorium dengan lapangan, hasil penelitian dengan kebutuhan peternak, dan inovasi perguruan tinggi dengan kebijakan pembangunan.

Prof Elfrida lalu mengajak menjadikan seminar ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergi dan menghasilkan terobosan yang mendukung terwujudnya sistem agri-kultur Indonesia yang produktif, tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. 

"Semoga dari Universitas Jambi lahir gagasan-gagasan yang inovatif, yang tidak hanya memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan tetapi juga menjadi bagian dari solusi strategis menuju kedaulatan pangan nasional" kata Elfrida diakhir sambutannya.

Untuk diketahui Seminar Nasional Fakultas Pertanakan Ke-8 menghadirkan pemakalah Kepala Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sungai Gelam Jambi, Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nur Muflih Juniyanto 

Kemudian Direktur Kesehatan Hewan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia Drh. Hendra Wibawa, Senior Veterinary Officer Direktorat Jenderal Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia Drh. Safrison Idris serta Narasumber lain dibidang peternakan.(@Ng).

Berita terkait

Wali Kota Riyanda Putra Lantik Pimpinan BAZNAS Sawahlunto Periode 2026-2031, Dorong Pengelolaan Zakat yang Amanah dan Transparan

Wali Kota Riyanda Putra Lantik Pimpinan BAZNAS Sawahlunto Periode 2026-2031, Dorong Pengelolaan Zakat yang Amanah dan Transparan

Sawahlunto-Spektroom : Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, secara resmi melantik pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Sawahlunto periode 2026-2031. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat pada Kamis, (29/10/2026) bertempat di Hotel Khas Sawahlunto. Pelantikan pimpinan lembaga pengelola zakat resmi pemerintah ini menjadi momentum penting untuk memperkuat optimalisasi penghimpunan

Riswan Idris, Rafles