Seratus Kuda dari Berbagai Daerah akan Berpacu pada Bupati Cup Situbondo 2026
Situbondo-Spektroom : Kabupaten Situbondo akan menjadi ajang balapan berkuda yang terbuka untuk seluruh peserta dari berbagai wilayah. Turnamen pacuan kuda Bupati Cup Situbondo 2026 ini diperkirakan diikuti sekitar 100 ekor kuda. Ajang yang digelar pada 17-18 Oktober 2026 ini menarik peserta dari berbagai daerah, termasuk Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Antusiasme peserta terlihat dalam tahapan persiapan yang dilakukan Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pengprov Pordasi) Jawa Timur. Salah satunya melalui pengukuran tinggi badan kuda pacu untuk menentukan kelas pertandingan.
Pengukuran berlangsung di lapangan sepak bola setempat. Tahapan tersebut menjadi bagian dari persiapan teknis agar setiap kuda dapat berlaga sesuai kategori yang telah ditetapkan.
Humas Pordasi Jawa Timur, Slamet Riyadi yang akrab disapa Baba, mengatakan, keikutsertaan peserta dari luar Jawa Timur menjadi salah satu hal yang menambah semarak turnamen tahun ini.
"Tercatat ada 4 ekor kuda asal Jawa Barat dan 2 ekor kuda asal Jawa Tengah yang ikut berpartisipasi," ujar Baba, Kamis (15/10/2026).
Ia menyebutkan, jumlah kuda peserta yang berasal dari luar Kabupaten Situbondo telah mencapai 91 ekor. Dengan jumlah tersebut, total peserta diperkirakan menyentuh sekitar 100 ekor kuda.
Untuk memastikan pertandingan berlangsung sesuai klasifikasi, kuda peserta akan dikelompokkan berdasarkan tinggi badan. Kategori perlombaan meliputi kelas Mini A, Mini B, serta kelas K, I, H, G, F, E, D, C, B, hingga A atau Poni 2000 A (A Besar).
Selain persiapan teknis, Pordasi Jawa Timur juga memperhatikan aspek keselamatan joki. Setiap joki yang mengikuti perlombaan diwajibkan berusia minimal 12 tahun serta memiliki perlindungan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan.
"Para joki juga diharuskan memiliki perlindungan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan," kata Baba.
Bupati Cup Situbondo 2026 akan berlangsung di Kampung Kerbau, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, selama dua hari, yakni 17-18 Oktober 2026.
Melalui penyelenggaraan turnamen ini, Situbondo menjadi tuan rumah kompetisi pacuan kuda yang mempertemukan peserta dari berbagai daerah. Ajang tersebut diharapkan berlangsung tertib dan aman, sekaligus memberikan kesempatan bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan kuda pacu mereka.
(Sumber: Diskominfo Situbondo)