Sidak Dapur MBG, Sekda Pasbar: SPPG Wajib Patuhi SOP

Sidak Dapur MBG, Sekda Pasbar: SPPG Wajib Patuhi SOP
Sekda Pasbar, Doddy San Ismail melakukan Sidak ke salah satu dapur MBG di daerah itu. (Foto: Diskominfo Pasbar)

Pasaman Barat-Spektroom : Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasaman Barat, Doddy San Ismail, menegaskan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib mematuhi standar operasional prosedur (SOP) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penegasan itu disampaikan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah dapur SPPG, Selasa (15/9/2026).

Sidak dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan MBG di Pasaman Barat berjalan aman, bermutu, higienis, dan memenuhi ketentuan kesehatan lingkungan serta higiene sanitasi.

Dalam sidak tersebut, Sekda didampingi Plt. Asisten II Ekadiana Oktavia, Kepala Dinas Kesehatan Gina Alecia, Kabid Kesehatan Masyarakat Ike Efrinayanti, Satgas MBG Kabupaten Pasaman Barat, serta pihak kecamatan. Tim mengunjungi SPPG Lingkuang Aua Bandarejo, SPPG Dapur Kampung 5 Mahakarya, dan SPPG Ophir.

Hasil pembinaan, pengawasan, dan pendampingan Satgas MBG bersama Dinas Kesehatan menunjukkan masih terdapat sejumlah SPPG yang belum sepenuhnya memenuhi SOP, terutama pada aspek kesehatan lingkungan dan higiene sanitasi.

Menindaklanjuti temuan tersebut, pengelola SPPG diminta segera melakukan perbaikan, antara lain terhadap kualitas air, sumber air, sistem penyaringan dan saluran air, kebersihan dapur, serta aspek sanitasi lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Doddy menegaskan, pemenuhan SOP menjadi bagian penting dalam evaluasi keberlanjutan operasional SPPG. Karena itu, setiap pengelola diminta menindaklanjuti hasil pemeriksaan dan memastikan seluruh standar dipenuhi secara konsisten.

“Pada hari ini kita melakukan sidak ke sejumlah dapur MBG, satu di Kecamatan Pasaman dan dua di Kecamatan Luhak Nan Duo bersama Satgas Kabupaten dan pihak kecamatan. Berdasarkan hasil kunjungan, masih ditemukan beberapa dapur yang belum maksimal dalam melaksanakan SOP,” ujar Doddy.

Ia berharap seluruh SPPG segera melakukan pembenahan dan menjalankan SOP dengan sebaik-baiknya sehingga pelaksanaan MBG di Pasaman Barat dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kita berharap ke depan SOP dilaksanakan sebaik mungkin. Kita juga berharap program MBG di Pasbar terlaksana dengan baik sesuai visi, misi, dan Asta Cita Presiden Bapak Prabowo Subianto,” katanya.

Berita terkait

Dua Perusahaan Bersatu Hadang Karhutla di Ketapang, Sekat Bakar Dibangun di Perbatasan Konsesi

Dua Perusahaan Bersatu Hadang Karhutla di Ketapang, Sekat Bakar Dibangun di Perbatasan Konsesi

Ketapang - Spektroom : Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, di tengah musim kemarau mendorong PT Mayawana Persada dan PT Jalin Vaneo memperkuat langkah pencegahan secara bersama-sama. Kedua perusahaan pemegang konsesi hutan tersebut membangun sekat bakar atau firebreak di kawasan perbatasan konsesi, Selasa (15/9/2026)

Apolonius Welly, Buang Supeno
7 Fraksi DPRD Kalteng Desak RAPBD 2027 Tak Sekadar Jadi Angka di Atas Kertas

7 Fraksi DPRD Kalteng Desak RAPBD 2027 Tak Sekadar Jadi Angka di Atas Kertas

Palangka Raya-Spektroom: Tujuh fraksi DPRD Kalimantan Tengah mengingatkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah agar RAPBD 2027 tidak berhenti sebagai deretan angka dalam dokumen anggaran. Mereka menuntut setiap rupiah anggaran memiliki sasaran yang jelas dan berdampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat. Pandangan itu disampaikan tujuh fraksi DPRD Kalteng dalam Rapat Paripurna Ke-6 Masa

Polin, Buang Supeno