Sinergi Bidang Kesehatan dan Pengabdian Masyarakat Dalam Rangka Dies Natalis ke-21 FKep UNEJ

Sinergi Bidang Kesehatan dan Pengabdian Masyarakat Dalam Rangka Dies Natalis ke-21 FKep UNEJ
Pengabdian masyarakat 65 mahasiswa FKep Unej di kecamatan Sukorambi (Foto Diskominfo Jember)

Jember-Spektroom : Sebanyak 65 peserta pengabdian kepada masyarakat dari Fakultas Keperawatan Universitas Jember (FKep Unej) resmi diterjunkan ke Kecamatan Sukorambi, pada Selasa (11/08/2026). Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-21 FKep Unej ini berlangsung selama kurang lebih satu bulan, berfokus di Desa Sukorambi dan Desa Karangpring, kecamatan Sukorambi, kabupaten Jember, Jawa Timur.

Kedatangan rombongan akademisi tersebut disambut hangat oleh pihak pemerintah setempat. Camat Sukorambi, Musyaffa, S.H.I., M.M., menilai langkah ini sebagai wujud nyata kolaborasi strategis antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengatasi berbagai persoalan kesehatan di desa.

"Kami menyambut baik kehadiran para peserta. Kami berharap para mahasiswa dapat cepat berbaur dengan warga, memahami kultur lokal, serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat selama masa pengabdian," ungkap Musyaffa saat memberikan sambutan.

Dalam kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Keperawatan Universitas Jember, Dr. Ns. Rhondianto, M.Kep., menegaskan bahwa pengabdian ini merupakan bagian tak terpisahkan dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain membawa misi sosial, kegiatan ini dirancang sebagai laboratorium lapangan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan keilmuan mereka secara langsung.

"Pengabdian ini menjadi sarana belajar yang sangat berharga. Para peserta tidak hanya mentransfer ilmu keperawatan dan pola hidup bersih, tetapi juga dilatih untuk peka serta memahami kebutuhan dasar kesehatan warga secara holistik," jelas Rhondianto.

Selama satu bulan penuh, puluhan peserta tersebut diproyeksikan menjalankan beragam program prioritas. Mulai dari edukasi pencegahan penyakit menular dan tidak menular, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pendampingan gizi keluarga guna menekan angka stunting di daerah rural.

Integrasi program ini juga selaras dengan visi dan arah kebijakan Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. Sinergi lintas sektor antara akademisi dan pemerintah instansi bawah diharapkan menjadi stimulus dalam mempercepat pemerataan akses serta mutu pelayanan publik di Kabupaten Jember.

Melalui program terintegrasi ini, kolaborasi berkelanjutan antara Universitas Jember dan Pemkab Jember diharapkan terus terjalin erat demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. (budi)

Berita terkait

UTM Malaysia Gandeng Pemko Tanjungpinang, Pulau Penyengat Jadi Fokus Pelestarian Warisan Melayu

UTM Malaysia Gandeng Pemko Tanjungpinang, Pulau Penyengat Jadi Fokus Pelestarian Warisan Melayu

Tanjungpinang- Spektroom - Pemerintah Kota Tanjungpinang menggandeng Universiti Teknologi Malaysia (UTM) untuk memperkuat riset, pendidikan, teknologi, dan pelestarian warisan budaya Melayu, khususnya di kawasan Pulau Penyengat. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Wali Kota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah dan delegasi UTM di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah,

Desmawati, Buang Supeno
305 ASN Tanjungpinang Terima Satyalancana, Lis: Pengabdian Bukan Sekadar Masa Kerja

305 ASN Tanjungpinang Terima Satyalancana, Lis: Pengabdian Bukan Sekadar Masa Kerja

Tanjungpinang- Spektroom - Sebanyak 305 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya dari pemerintah. Penghargaan tersebut diserahkan Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Selasa (11/8/2026). Penghargaan diberikan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor

Desmawati, Buang Supeno