Solo–Xi’an Resmi Jalin Kerja Sama Sister City, Bidik Pariwisata hingga Investasi
Surakarta – Spektroom: Wali Kota Surakarta Respati Ardi resmi menandatangani kesepakatan kerja sama sister city antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta dan Pemerintah Kota Xi’an, China, untuk memperkuat kolaborasi di bidang pariwisata, budaya, pendidikan, teknologi, serta ekonomi dan perdagangan.
Penandatanganan kesepakatan tersebut dilakukan dalam forum Sister City Dialogue di Xingqing Park, Kota Xi’an, Provinsi Shaanxi, China, Kamis (22/10/2026). Kerja sama ini diharapkan membuka peluang konkret bagi pengembangan pariwisata, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta pertumbuhan ekonomi daerah.
“Ini sangat berarti bagi kami, bagi pemerintahan Indonesia, khususnya bagi pemerintahan Surakarta. Kita harus memperkuat perjanjian antara Surakarta dan Xi’an. Kami berharap ini bisa menjadi hubungan yang baik antara Solo dan Xi’an. Kita bekerja sama mulai dari pertukaran pelajar, pertukaran budaya, hingga memperkuat sektor ekonomi,” ungkap Respati dalam rilis yang diterima Spektroom, Sabtu (24/10/2026).
Di bidang pariwisata, Respati mendorong peningkatan kunjungan wisatawan dari China, khususnya Xi’an, ke Kota Solo. Menurutnya, Solo memiliki potensi wisata budaya yang perlu diperkenalkan lebih luas kepada masyarakat internasional.
“Kami berharap wisatawan dari China dan Xi’an bisa datang ke Surakarta dan menikmati wisata Surakarta. Kami memiliki wisata budaya yang khas dan berharap kedua kota bisa berkolaborasi,” jelasnya.
Selain pariwisata dan budaya, kerja sama ini juga diarahkan pada pengembangan SDM melalui pertukaran pelajar dan perluasan kesempatan memperoleh pengalaman serta peluang kerja. Respati juga berharap kolaborasi kedua kota dapat memperkuat sektor ekonomi dan perdagangan, termasuk membuka peluang investasi dari China di Kota Solo.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat memperkuat sektor ekonomi dan pendidikan. Lalu, yang istimewa adalah pengobatan tradisional China. Kami berharap dapat berkolaborasi di Surakarta dan menarik investasi dari China ke Indonesia,” imbuhnya.

Kesepakatan sister city tersebut mencakup pariwisata, budaya dan sejarah, ilmu pengetahuan dan teknologi, ekonomi dan perdagangan, pendidikan, serta pengembangan SDM. Kedua pemerintah kota juga sepakat memperkuat komunikasi dan melaksanakan kunjungan serta pertukaran timbal balik untuk mendukung kepentingan bersama.
Dalam forum yang diikuti peserta dari sejumlah negara yang menjalin kerja sama sister city dengan Xi’an tersebut, Respati juga tampil sebagai pembicara. Ia menyampaikan gagasan mengenai pelestarian budaya dan pengembangan tata kelola kota cerdas (smart governance) sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan perkotaan.
(Ciptati Handayani)