Stand Bazar Dasa Wisma Dahlia Juara Terbaik, Singkirkan 12 Stand Lain

Stand Bazar Dasa Wisma Dahlia Juara Terbaik, Singkirkan 12 Stand Lain
​Stand Bazar Dasa Wisma Dahlia dinobatkan sebagai Stand Terbaik. (Foto: Ruslan)

Sumenep-Spektroom: ​Stand Bazar Dasa Wisma Dahlia dinobatkan sebagai Stand Terbaik dalam Penampilan pada kegiatan “Sehari dalam Kebersamaan” di Desa Kacongan, Kabupaten Sumenep, Minggu (23/8/2026).


Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Kota Sumenep, Ela Yudi Nursukmadiyanto, yang sekaligus menjadi Ketua Tim Penilai Lomba Bazar Dasa Wisma, bersama tim melakukan penilaian terhadap seluruh stand yang berjumlah 13 peserta.


Dengan penuh perhatian, Ela mengamati satu per satu stand sebelum tim penilai menetapkan Dasa Wisma Dahlia sebagai juara terbaik. Stand tersebut berhasil menyisihkan 12 stand lainnya.


Penilaian mengacu pada empat kriteria utama, yakni penampilan stand yang mengedepankan kreativitas bernuansa natural, penyajian masakan tradisional yang sehat dan lezat, kebersihan stand, serta among tamu dengan penampilan khas kedaerahan.

Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Kota Sumenep, Ela Yudi Nursukmadiyanto. (Foto: ruslan)


Menurut Ela, keempat unsur tersebut terlihat menonjol pada Stand Dasa Wisma Dahlia sehingga layak mendapatkan predikat terbaik.
“Dasa Wisma Dahlia menjadi Stand Terbaik berdasarkan hasil penilaian tim,” ujar Ela saat mengumumkan hasil penilaian.


Sementara itu, Camat Kota Sumenep, Yudi Nur Sukmadiyanto, mengapresiasi kegiatan tersebut. Mengenakan dress code hitam, Yudi menilai kegiatan kebersamaan di Desa Kacongan tidak sekadar menjadi ajang rekreasi, tetapi juga memperkuat keramahan dan hubungan sosial masyarakat.


Ia juga memberikan apresiasi kepada Pj. Kepala Desa Kacongan yang dinilai berhasil merajut kebersamaan warga.


“Kebersamaan ini menjadi modal dasar untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Yudi.


Di akhir kunjungannya, Yudi berpesan agar masyarakat terus menebarkan kebaikan dan memelihara semangat rela berkorban yang diwariskan para pahlawan.


“Teruslah berbuat baik dan peliharalah jiwa rela berkorban para pahlawan. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya,” pungkasnya.(Ruslan Irianto).

Berita terkait

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Sleman-Spektroom : Rivalitas antar pendukung sepak bola di Yogyakarta diharapkan tetap berada dalam koridor sportivitas. Menjelang kompetisi BRI Super League 2026/2027, Polda DIY bersama pemerintah daerah, manajemen klub, dan kelompok suporter menyepakati komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan kondusivitas. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama yang difasilitasi Polda DIY

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Jakarta-Spektroom: Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mendorong pemerintah pusat dan Komisi II DPR RI untuk segera menyelesaikan penataan aset perkebunan pala di Kepulauan Banda serta melakukan rekonstruksi ulang tata batas Taman Nasional Manusela. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Komisi II, Senayan, Jakarta,

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Jakarta – Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pembangunan Bendungan Pelosika di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai bagian dari target pembangunan infrastruktur baru bidang Sumber Daya Air tahun 2025–2029. Bendungan Pelosika diproyeksikan menjadi bendungan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bendungan Jatiluhur dan Jatigede, sekaligus menjadi bendungan terbesar di Sultra.

Nurana Diah Dhayanti