Sujiwo Targetkan Infrastruktur Jalan Pesisir Poros Batu Ampar Tuntas Sebelum 2028

Sujiwo Targetkan Infrastruktur Jalan Pesisir Poros Batu Ampar Tuntas Sebelum 2028
Sujiwo Tinjau langsung Rencana Kelanjutan infrastruktur poros jalan wilayah Pesisir di Kubu Raya. (Foto: Diskominfo Kubu Raya)

Spektroom - Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pembangunan ruas Jalan Poros Sungai Jawi-Ambarawa-Tanjung Harapan di Kecamatan Batu Ampar.

Ruas jalan sepanjang lebih dari 22 kilometer ini menjadi bagian penting dari jaringan penghubung menuju kawasan Padang Tikar 2 hingga Tanjung Harapan, serta jalur utama ke arah Medan Mas dan Nipah Panjang yang totalnya mencapai sekitar 80 kilometer.

Dalam kunjungan kerjanya ke lokasi, Selasa (21/10/2025), Sujiwo menyebut tahun ini pembangunan difokuskan pada peningkatan jalan sepanjang 1,9 kilometer dengan anggaran Rp2,5 miliar dari APBD Kubu Raya melalui Dana Alokasi Umum (DAU). Jalan dibangun dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 sentimeter.

“Memang panjang sekali ruasnya, hampir 80 kilometer. Tahun ini baru bisa kita tangani 1,9 kilometer, tapi InsyaAllah secara bertahap akan kita selesaikan. Target saya, sebelum 2028 sudah tuntas semua,” ujar Sujiwo optimistis.

Ia juga mengajak masyarakat ikut menjaga jalan yang sudah dibangun. Menurutnya, partisipasi warga sangat dibutuhkan, terutama dalam pemeliharaan ringan di titik-titik yang mulai rusak.

“Nanti kalau ada lubang kecil, jangan tunggu parah. Bisa kita tangani bersama. Saya sudah minta bantuan semen dari pihak ketiga untuk perawatan jalan ini,” jelasnya.

Sujiwo tak menampik bahwa keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan utama dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pesisir seperti Padang Tikar dan Batu Ampar.

Menurutnya, peluang untuk mendapatkan dana Inpres Jalan Daerah (IJD) dari pemerintah pusat cukup kecil, sehingga sebagian besar pekerjaan masih mengandalkan dana daerah.

“Kita harus pakai kemampuan sendiri karena kecil kemungkinan pusat mengucurkan dana untuk ruas ini. Tapi kita tidak boleh menyerah. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, semua bisa diwujudkan,” tegasnya.

Sujiwo menutup dengan optimisme bahwa keberadaan jalan poros ini akan menjadi penggerak ekonomi baru bagi masyarakat pesisir. Akses jalan yang lebih baik diyakini akan memperlancar mobilitas hasil pertanian dan perikanan, sekaligus mempererat konektivitas antarwilayah di Kubu Raya bagian pesisir.

“Kalau jalan bagus, ekonomi bergerak, dan masyarakat sejahtera. Itu tujuan akhirnya,” pungkasnya.

Berita terkait

Disnaker Jember: Perlindungan Pekerja Harus Sejalan dengan Keberlangsungan Perusahaan

Disnaker Jember: Perlindungan Pekerja Harus Sejalan dengan Keberlangsungan Perusahaan

Jember – Spektroom: Pemerintah Kabupaten Jember mendorong penguatan perlindungan pekerja tanpa mengabaikan keberlangsungan dunia usaha. Keseimbangan antara hak pekerja dan kepastian bagi perusahaan dinilai menjadi kunci membangun hubungan industrial yang sehat. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember Muhammad Zamroni, S.H., M.Si., dalam Customer Gathering BPJS Ketenagakerjaan

Budi Sucahyono, Buang Supeno
Dua Perusahaan Bersatu Hadang Karhutla di Ketapang, Sekat Bakar Dibangun di Perbatasan Konsesi

Dua Perusahaan Bersatu Hadang Karhutla di Ketapang, Sekat Bakar Dibangun di Perbatasan Konsesi

Ketapang - Spektroom : Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, di tengah musim kemarau mendorong PT Mayawana Persada dan PT Jalin Vaneo memperkuat langkah pencegahan secara bersama-sama. Kedua perusahaan pemegang konsesi hutan tersebut membangun sekat bakar atau firebreak di kawasan perbatasan konsesi, Selasa (15/9/2026)

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс