Trending

Tali Asih 1000 Paket Sembako Menjadi Jembatan Kepedulian Polri untuk Warga Pontianak

Tali Asih 1000 Paket Sembako Menjadi Jembatan Kepedulian Polri untuk Warga Pontianak
Secara simbolis Bhabhinkamtibmas menerima paket Bingkisan yg akan diserahkan kepada yg berhak menerimanya, membawa pesan Kemanusiaan. Foto: Humas Polresta Pontianak.

Pontianak-Spektroom : Pagi di halaman Mapolresta Pontianak, Senin (22/06/2026), tidak hanya diwarnai barisan kendaraan yang siap bergerak menuju target Operasi. Ada pesan kemanusiaan yang ikut berangkat bersama 1.000 paket sembako yang akan disalurkan kepada masyarakat melalui jajaran Polsek dan Bhabinkamtibmas.

Momentum itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Namun lebih dari sekadar kegiatan seremonial, bantuan sosial tersebut membawa harapan bagi warga yang tengah berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto secara langsung melepas pendistribusian bantuan yang akan menjangkau masyarakat di seluruh wilayah hukum Polresta Pontianak.

Didampingi Wakapolresta AKBP Hendrawan dan para pejabat utama, ia menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan kepedulian di tengah masyarakat.

"Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga," ujarnya.

Di balik paket-paket sembako yang tersusun rapi itu, tersimpan makna yang lebih besar. Bagi sebagian keluarga, bantuan tersebut mungkin hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan beberapa hari. Namun bagi mereka yang sedang menghadapi tekanan ekonomi, perhatian dan kepedulian yang datang secara langsung sering kali memiliki nilai yang jauh lebih berarti.

Karena itu, Polresta Pontianak melibatkan para Kapolsek dan Bhabinkamtibmas dalam proses distribusi. Mereka adalah personel yang setiap hari berinteraksi dengan warga, mengenal kondisi lingkungan, dan memahami siapa saja yang benar-benar membutuhkan uluran tangan.

Melalui pendekatan tersebut, bantuan diharapkan dapat diterima secara tepat sasaran sekaligus memperkuat hubungan emosional antara aparat kepolisian dan masyarakat.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah warga selama ini tidak hanya berfungsi menjaga situasi keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi sahabat, pendengar, dan penghubung berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini pun menjadi refleksi bahwa pengabdian Polri tidak hanya diukur dari keberhasilan menjaga keamanan, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan rasa peduli dan kebersamaan.

Saat kendaraan-kendaraan pengangkut bantuan mulai meninggalkan Mapolresta Pontianak, yang bergerak bukan hanya seribu paket sembako. Didalamnya ikut mengalir semangat gotong royong, kepedulian, dan harapan agar tidak ada warga yang merasa sendiri menghadapi kesulitan hidup.

Di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, uluran tangan sederhana seperti ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun Kota Pontianak yang aman, harmonis, dan sejahtera.

Berita terkait

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP
Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles