Trending

TAPD dan Banggar DPRD Jeneponto Natangkan Penyempurnaan LKPJ APBD Jeneponto

TAPD dan Banggar DPRD Jeneponto Natangkan Penyempurnaan LKPJ APBD Jeneponto
Rapat penyempurnaan LKPJ APBD Jeneponto. (Foto: Humas Kominfo Jeneponto)

Jeneponto–Spektroom : Pemerintah Kabupaten Jeneponto bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Jeneponto melanjutkan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 melalui rapat kerja yang digelar di Ruang Rapat Komisi I DPRD Kabupaten Jeneponto, Senin (27/7/2026).

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Jeneponto bersama jajaran Badan Anggaran DPRD dan dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto Dr. Aspa Muji, S.STP., M.Si. selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Turut hadir Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kepala Dinas Pariwisata, Direktur RSUD Lanto Daeng Pasewang, serta pimpinan perangkat daerah terkait.

Agenda rapat difokuskan pada penyempurnaan hasil pembahasan LKPJ Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 sebagai bagian dari mekanisme evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Dalam forum tersebut, setiap perangkat daerah menyampaikan penjelasan dan klarifikasi atas berbagai masukan, saran, serta catatan yang disampaikan Badan Anggaran DPRD sesuai bidang tugas masing-masing.

Pembahasan berlangsung secara konstruktif dengan semangat kemitraan antara eksekutif dan legislatif. Berbagai masukan yang mengemuka diarahkan untuk menyempurnakan substansi dokumen LKPJ agar semakin komprehensif, transparan, dan akuntabel.

Dr. Aspa Muji menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jeneponto berkomitmen membangun sinergi yang kuat dengan DPRD dalam setiap tahapan penyelenggaraan pemerintahan, termasuk dalam proses evaluasi pelaksanaan APBD.

"Setiap masukan dan rekomendasi dari DPRD menjadi bagian penting dalam penyempurnaan LKPJ. Kolaborasi yang baik antara eksekutif dan legislatif diharapkan mampu memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar Aspa Muji.

Melalui rapat kerja ini, Pemerintah Kabupaten Jeneponto berharap penyempurnaan LKPJ Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dapat menjadi pijakan dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan, sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Jeneponto.

Berita terkait

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Pertemuan yang membahas program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tersebut dipimpin oleh PPIU Manager M4CR Riau, Muhammad Arif Fahrurrozi dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi di

Salman Nurmin, Rafles
Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Pekanbaru-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, tulus, dan penuh kepedulian kepada seluruh pegawai RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, khususnya 92 pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang baru menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan

Salman Nurmin, Rafles
Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Ambon–Spektroom : Predikat Ambon sebagai UNESCO City of Music tidak boleh berhenti sebatas pengakuan dunia dan kemeriahan festival. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, ingin memastikan identitas musik kota ini tetap hidup melalui lahirnya generasi musisi baru dari bangku sekolah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pendidikan musik ke seluruh

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru