Tiga Jawara Desa-Kelurahan Kota Batu Bertarung Sengit, Rebut Tiket Bergengsi ke Tingkat Provinsi
Batu-Spektroom: Tiga desa dan kelurahan terbaik di Kota Batu bertarung sengit dalam babak final penilaian desa dan kelurahan tingkat Kota Batu tahun 2026 yang digelar di lingkungan Pemerintah Kota Batu, Senin (11/5/2026).
Ketiga finalis tersebut yakni Desa Bulukerto mewakili Kecamatan Bumiaji, Desa Beji dari Kecamatan Junrejo, dan Kelurahan Sisir mewakili Kecamatan Batu. Mereka berhasil menyisihkan 24 desa dan kelurahan lainnya setelah dinilai memiliki kemampuan, inovasi, serta tata kelola pemerintahan terbaik sepanjang tahun 2026.
Babak final ini menjadi penentuan bagi desa dan kelurahan yang akan mendapatkan tiket bergengsi mewakili Kota Batu dalam penilaian tingkat Provinsi Jawa Timur.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Batu, Heru Yulianto, menjelaskan sebelum memasuki tahap presentasi, tim juri telah melakukan tinjau lapang guna memastikan kesesuaian data administrasi dengan kondisi riil di masyarakat.
“Penilaian tinjau lapang kepada tiga desa dan kelurahan tersebut untuk memastikan kesesuaian data dengan kondisi di lapangan sudah dilakukan,” ungkap Heru.
Menurutnya, tahap pemaparan menjadi momentum penting bagi masing-masing kepala desa dan lurah untuk menunjukkan keunggulan serta inovasi unggulan yang telah dijalankan di wilayahnya.
“Hari ini Kepala Desa dan Lurah melakukan pemaparan untuk memberikan gambaran serta informasi secara langsung mengenai keunggulan dan inovasi desa maupun kelurahan masing-masing,” tambahnya.
Dalam presentasi tersebut, masing-masing wilayah menampilkan program unggulan berbeda. Desa Bulukerto mengedepankan pengembangan potensi pertanian dan wisata alam berbasis masyarakat. Desa Beji memamerkan penguatan ekonomi warga serta pembangunan lingkungan berkelanjutan. Sementara Kelurahan Sisir menonjolkan inovasi pelayanan publik berbasis digital dan pemberdayaan masyarakat perkotaan.
Persaingan ketiga finalis berlangsung ketat karena seluruh peserta dinilai memiliki keunggulan dan capaian program yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
Ajang penilaian desa dan kelurahan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Batu dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta pembangunan berbasis partisipasi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Selain menentukan wakil Kota Batu ke tingkat provinsi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi dan pembelajaran agar inovasi terbaik dapat diterapkan secara lebih luas di seluruh wilayah Kota Batu.