Tim Bulutangkis Polri Raih 4 Medali Emas dan 2 Perak pada SEA Police Badminton Championship 2026 di Kamboja

Tim Bulutangkis Polri Raih 4 Medali Emas dan 2 Perak pada SEA Police Badminton Championship 2026 di Kamboja
Tim Bulutangkis Polri saat mengikuti defile pada upacara pembukaan Sea Police Badminton Championship 2026 di Kamboja. (Foto: Humas Polri)

Phnom Penh-Spektroom : Tim Bulutangkis Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menorehkan prestasi di bidang olah raga.

Kali ini Tim Bulutangkis Polri sukses meraih 4 medali emas dan 2 perak pada kompetisi Southeast Asia (SEA) Police Badminton Championship 2026 yang digelar di Phnom Penh, Kamboja.

Kejuaraan yang mempertemukan tim-tim kepolisian tangguh di kawasan Asia Tenggara ini berlangsung sejak 26 hingga 31 Mei 2026.

Di sektor beregu, Tim Bulutangkis Polri meraih juara 1 setelah mengalahkan tuan rumah Kamboja di babak final, Kamis 28 Mei 2026.

Di Sektor Perorangan Tunggal Putra (Single) Tim Bulutangkis Polri sempat mempertemukan 2 atlet dibabak final yaitu Bripda Gilang Ramadhan (INA) vs Bripda Muh Asqar Harianto (INA).

Hingga akhirnya medali emas dan perak sama-sama diraih oleh Tim Bulutangkis Polri yakni Gilang Ramadhan (medali emas) dan Muh Asqar Harianto (medali perak).

Begitu pula pada sektor Perorangan Ganda Putra (Double), tim Bulutangkis Polri sempat bertemu di babak final setelah menyisihkan tim Bulutangkis dari Kepolisian 4 negara lain.

Babak final pada sektor ini atlet Polri Bripda Robby berpasangan denga Bripda Asqar (INA) vs Bripda Gilang berpasangan dengan Bripda Kleopas (INA).

Dengan demikian Tim Polri kembali meraih medali emas dan perak yakni pasangan Robby - Asqar (medali emas) dan pasangan Gilang - Kleopas (medali perak).

Pada babak final di sektor Perorangan Ganda Campuran (Mix double), Tim Bulutangkis Polri juga meraih medali emas.

Di sektor ini atlet Polri Desima berpasangan dengan Kleopas mampu mengalahkan Tim Kepolisian Vietnam, Le Min Thai berpasangan dengan Bui Bich Van.

Tim Bulutangkis Polri tampil sebagai juara pertama, disusul tuan rumah Kamboja ditempat kedua dan Vietnam di tempat ketiga. (Foto: Humas Polri)

Dalam ajang kompetisi bergengsi yang diikuti oleh para anggota Polisi se Asia Tenggara tersebut, Polri mengirimkan 10 personel dengan rincian 7 orang atlet dan 3 pendamping yakni :

1.AKBP Dewa Putu Prima (Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Jatim)

2.AKBP Yanto Mulyanto ( Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jatim),

3.AKP Dr. Fauzy Pratama ( Panit 1 Subdit 3 Ditreskrinsus Polda Jatim),

4.AKP Afandy Dwi Takdir ( Kanit 1 Sitatib Subditgakkum Ditlantas Polda Jatim)

5.AKP Bernadus Bagas Simarmata ( Kasat Lantas Polres Jember Polda Jatim)

6.Bripda Robby Maulana (BA Ditlantas Polda Jabar)

7.Bripda Muh Asqar Hariyanto (BA Unit Regident Satlantas Polres Maros Polda Sulsel)

8.Bripda Kleopas Binar Putra Prakoso (BA Ditsamapta Polda Jatim)

9.Bripda Desima Aqmar Syarafina (BA Ditlantas Polda Jatim)

10.Bripda Gilang Ramadhani ( BA Ditsamapta Polda Jatim).

AKBP Yanto Mulyanto mengungkapkan rasa syukur atas dedikasi luar biasa oleh seluruh tim baik dari pemain hingga official.

“Alhamdulillah, tim bulutangkis Polri berhasil meraih juara pertama. Ini hasil kerja keras seluruh pemain, official, dan dukungan semua pihak. Kami bangga bisa mengharumkan nama Indonesia dan Polri di ajang kepolisian Asia Tenggara,” ungkapnya. (Eva. M/Humas Polda Maluku)

Berita terkait

Dani Putra Marlindo Terpilih Sebagai Ketua Pengcab Forki Padang Pariaman 2026-2030

Dani Putra Marlindo Terpilih Sebagai Ketua Pengcab Forki Padang Pariaman 2026-2030

Pariaman-Spektroom : Terpilihnya Dani Putra Marlindo sebagai Ketua Pengcab Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Padang Pariaman periode 2026-2030, mencatat sejarah bagi cabang olahraga beladiri karate di Sumbar. Tak hanya dari berbagai insan olahraga dan tokoh masyarakat, anggota DPRD Padang Pariaman tersebut juga mendapatkan ucapan langsung dari Ketum Forki Sumbar, Khairuddin Simanjuntak

Rafles
Dilema Bandara Husein dan Kertajati, Antara Kemudahan Penumpang dan Masa Depan Infrastruktur Jawa Barat

Dilema Bandara Husein dan Kertajati, Antara Kemudahan Penumpang dan Masa Depan Infrastruktur Jawa Barat

Surakarta – Spektroom: Wacana pengaktifan kembali penerbangan komersial bermesin jet di Bandara Husein Sastranegara Bandung memunculkan perdebatan baru mengenai arah pembangunan transportasi di Jawa Barat. Di satu sisi, kebijakan tersebut dinilai dapat mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi Bandung Raya. Namun di sisi lain, keberadaan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati yang

Ciptati Handayani, Bian Pamungkas