Trending

Tim Dosen Unimerz Makassar dan Stikes Panakukang Laksanakan Workshop dan Pelatihan Pengurusan Jenazah di ORW 5 Kelurahan Manggala Kota Makassar

Reporter: M. Yahya Patta

Tim Dosen Unimerz Makassar dan Stikes Panakukang Laksanakan Workshop dan Pelatihan Pengurusan Jenazah di ORW 5 Kelurahan Manggala  Kota Makassar

Spektroom - Tim Pengabdi dosen Universitas Megarezky yaitu Dr. Abdul Rahman, S.Pd.I., M.Si., M.Pd., selaku Ketua Tim, beserta anggotanya Ns. Muh. Zukri Malik, S.Kep., M.Kep., Ns. Sintawati, S.Kep., M.Kep., serta Devi Putri Ramadani dan Riska Saskia Hakim sebagai mahasiswa bekerjasama dengan Ketua ORW 05 Jumain Baso, S.Sos., telah melakukan Pengabdian Masyarakat Sejak 15 hingga 22 November 2025 dengan kegiatan “Workshop dan Pelatihan Pengrusan Jenazah ORW. 05 Perumnas Antang, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala Kota Makassar”.
pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dan pemahaman serta keterampilan masyarakat ORW 05, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, mengenai pengurusan jenazah.

Secara umum, hukum mengurus jenazah adalah fardu kifayah. Artinya, jika sebagian kaum Muslim telah melaksanakannya, gugurlah kewajiban dari yang lain. Namun jika tidak ada satu pun yang mengerjakan, maka seluruh masyarakat Muslim sekitarnya berdosa., oleh karena itu Tim PKM Universitas Megarezky dan STIKES Panakkukang Makassar melakukan pengabdian sebagai bagian dari Tri Dharma Pergurusn Tinggi, dengan memberikan ilmu tentang tata cara pengurusan jenazah berdasarkan syariat Islam secara teori dan praktik. Pengurusan jenazah (tajnîz al-mayyit) mencakup serangkaian tindakan syar‘i yang dilakukan terhadap seorang Muslim dan muslimat setelah wafatnya seseorang.
Adapun bentuk kegiatan yang dilaksanakan oleh tim pengabdian dari Universitas Megarezky dan STIKES Panakkukang dalam bentuk Workshop dan pelatihan Pengurusan Jenazah yang meliputi: teori dan praktik memandikan, mengkafani, menyalatkan, dan menguburkan.

Kegiatan ini merupakan bentuk pemuliaan terakhir kepada sesama Muslim/Muslimah serta perwujudan ajaran akhlak dan solidaritas sosial dalam Islam.
Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif mahasiswa yang melakukan kegiatan di luar kampus
Tim pengabdian Masyarakat mengucapkan terima kasih terutama kepada KEMDIKTISAINTEK yang telah memberikan bantuan dana hibah pengabdian dan ucapan terima kasih kepada pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, warga ORW 05, Perumnas Antang, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, pengurus Masjid Al-Hidayah, serta seluruh civitas Universitas Megarezky dan STIKES Panakkukang Makassar yang telah memberikan dukungan dan bantuan dalam pelaksanaan kegiatan ini

Berita terkait

Semangat Sumpah Pemuda, Generasi Muda Sleman Diajak Wujudkan Aksi Nyata Bela Negara

Semangat Sumpah Pemuda, Generasi Muda Sleman Diajak Wujudkan Aksi Nyata Bela Negara

Sleman-Spektroom : Semangat Sumpah Pemuda tidak cukup diwujudkan melalui peringatan setiap tahun, tetapi perlu diterjemahkan menjadi tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Generasi muda didorong mengambil peran aktif di lingkungan masing-masing dengan mengembangkan potensi, menjaga persatuan, dan menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air. Pesan tersebut mengemuka dalam Talkshow Pasar Bela

Fatmawaty, Bian Pamungkas
BULOG Kanwil Yogyakarta Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP hingga Banyumas dan Magelang

BULOG Kanwil Yogyakarta Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP hingga Banyumas dan Magelang

Yogyakarta-Spektroom : Perum BULOG Kantor Wilayah Yogyakarta mengintensifkan pengawasan penyaluran beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi beras berjalan tertib, sesuai ketentuan, serta tepat sasaran hingga wilayah Banyumas dan Magelang. Untuk memperkuat pengawasan, BULOG Kanwil Yogyakarta telah membentuk

Fatmawaty, Bian Pamungkas
231 RW di Surabaya Diajak Tanam Cabai, Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga

231 RW di Surabaya Diajak Tanam Cabai, Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga

Surabaya-Spektroom : Pemerintah Kota Surabaya mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah dan ruang terbatas di lingkungan permukiman untuk menanam cabai. Gerakan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dapur secara mandiri sekaligus memperkuat ketahanan pangan mulai dari tingkat keluarga. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Nanik Sukristina, mengatakan, menanam

Bian Pamungkas