Tim FK UNEJ Sinergikan Bioteknologi, Nanoteknologi, dan AI, Cegah Penularan HIV dari Ibu Hamil ke Bayi

Inovasi medis berbasis potensi lokal ini diproyeksikan menjadi solusi masa depan dalam mencegah transmisi Human Immunodeficiency Virus (HIV) dari ibu hamil ke bayi (intrauterine transmission).

Tim FK UNEJ Sinergikan Bioteknologi, Nanoteknologi, dan AI, Cegah Penularan HIV dari Ibu Hamil ke Bayi
Mahasiswa FK UNEJ dengan inovasi Griffithsin Fine Drug Delivery System (G-Fine) berhasil menjadi 2nd Winner dan Gold Medal pada 5th International Youth Summit (IYS) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia. (Foto: humas unej)

Jember-Spektroom : Kreativitas mahasiswa Universitas Jember (UNEJ) tidak pernah berhenti. Berbagai inovasi terus bergantian muncul dari satu fakultas ke fakultas lainnya. Kali ini, tim mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) UNEJ kini fokus melanjutkan pengembangan riset dan hilirisasi inovasi Griffithsin Fine Drug Delivery System (G-Fine). Inovasi medis berbasis potensi lokal ini diproyeksikan menjadi solusi masa depan dalam mencegah transmisi Human Immunodeficiency Virus (HIV) dari ibu hamil ke bayi (intrauterine transmission).

Pengembangan G-Fine menjadi perhatian mendesak dalam dunia medis mengingat tingginya tantangan pencegahan penularan HIV pada bayi secara efektif, aman, dan minim efek samping. Keunikan utama G-Fine terletak pada pemanfaatan protein antivirus Griffithsin yang diekstrak dari tanaman tembakau Nicotiana benthamiana—komoditas unggulan khas Jember.

Dibandingkan metode konvensional, G-Fine diformulasikan dalam bentuk dissolving microneedle patch (tempelan jarum mikro larut) berbasis nanoteknologi yang dioptimalkan dengan kecerdasan buatan (AI). Formulasi ini memungkinkan penghantaran obat secara presisi, nyaman digunakan, serta memiliki daya imunoprofilaksis yang tinggi.

Mahasiswa FK UNEJ dengan inovasi yang diproyeksikan menjadi solusi masa depan dalam mencegah transmisi Human Immunodeficiency Virus (HIV) dari ibu hamil ke bayi (intrauterine transmission)

“Kami mengusulkan pengembangan microneedle patch terlarut berbasis nanokteknologi dan AI yang mengandung Griffithsin, suatu protein antivirus yang diproduksi dari tanaman Nicotiana benthamiana” ungkap Lina Liliana, ketua tim saat ditemui di FK UNEJ, Selasa (18/08/2026).

Lina menambahkan, motivasi utama tim adalah berkontribusi dalam mengatasi masalah kesehatan global, khususnya HIV, sekaligus membawa nama baik UNEJ di kancah internasional. “Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa Indonesia mampu menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dunia,” ujarnya.

“Sebagai keunggulan disini, kami mengangkat potensi lokal jember, yaitu Tembakau, dimana dalam family tumbuhan ini khususnya “Nicotiana bethamiana” memiliki suatu protein biologis bernama “Griffithsin” yang bersifat imunoprofilaksis untuk penyakit HIV. Selain itu, Kami memiliki maskot G-Fine yang iconic, sehingga juri tertarik dengan penampilan presentasi kami,” jelasnya.

Ketangguhan formulasi G-Fine serta penyampaian presentasi yang atraktif sebelumnya telah dibuktikan pada ajang bergengsi 5th International Youth Summit (IYS) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, yang berlangsung Mei lalu. Dalam kompetisi skala internasional yang diselenggarakan oleh Sentosa Foundation bekerja sama dengan Universiti Putra Malaysia tersebut, tim UNEJ yang beranggotakan Lina Liliana, Mahdia Imaroh, Oktaviana Rizkia Romadhona, Moh. Rizki Anugrah, dan Muhammad Hanif Rizqi Pratama Rudianto berhasil menyisihkan 39 tim finalis global dan memboyong gelar Grand Champion, 2nd Winner, serta Gold Medal.

G-Fine diajukan melalui karya ilmiah bertajuk “G-FINE: An Innovative Dissolving Microneedle Patch Based on AI-Optimized Griffithsin Nanoparticles from Tobacco Leaf Extract (Nicotiana benthamiana) as a Strategy for Immunoprophylaxis Against Intrauterine HIV Transmission”. Persiapan intensif yang dilakukan tim sejak Februari hingga Mei 2026 berbuah manis dan memperkuat reputasi akademik UNEJ di tingkat luar negeri.

“Meski awalnya banyak peserta yang belum mengenal UNEJ, kini nama Universitas Jember dikenal sebagai sang juara,” tambah Lina.

Ke depan, tim FK UNEJ berkomitmen untuk terus menyempurnakan riset G-Fine agar dapat diproduksi secara luas dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dunia. “Kami ingin tetap kompak, terus berkarya, dan membawa nama baik UNEJ melalui prestasi di bidang kesehatan maupun keilmuan,” pungkas Lina.

Melalui keberlanjutan riset G-Fine, Universitas Jember membuktikan peran aktifnya dalam menghasilkan inovasi sains terapan berbasis keunggulan lokal yang mampu menjawab tantangan kesehatan global. (Sumber: humas unej)

Berita terkait

Merdeka dengan Literasi Keuangan, 300 Perempuan Desa Paloan Belajar Menata Masa Depan

Merdeka dengan Literasi Keuangan, 300 Perempuan Desa Paloan Belajar Menata Masa Depan

Landak - Spektroom : Di tengah gegap gempita perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, ratusan perempuan di Desa Paloan, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, memilih merayakan kemerdekaan dengan cara berbeda. Sebanyak 300 perempuan mengikuti pelatihan literasi keuangan yang digelar Yayasan Karya Dua Anyam (YKDA) bersama Pemerintah

Apolonius Welly, Buang Supeno
BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Jember – Spektroom: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali melakukan penanganan dampak kekeringan dengan mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat di Dusun Bedadung, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Selasa (18/08/2026). Kegiatan tersebut merupakan pendistribusian bantuan air bersih ke-3 di wilayah Desa Kaliwining. Berdasarkan

Budi Sucahyono, Buang Supeno
Walikota Batam, buka orientasi pengenalan kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Negeri Batam.

Walikota Batam, buka orientasi pengenalan kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Negeri Batam.

Batam- Spektroom : Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menekankan pentingnya membangun sumber daya manusia (SDM) yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Pesan tersebut disampaikan Amsakar saat membuka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Negeri Batam di Auditorium Gedung Utama Politeknik Negeri Batam, Selasa

Desmawati, Buang Supeno