Tujuh Dosen UNUKASE Lulus Sertifikasi Dosen Tahun 2026

Tujuh Dosen UNUKASE Lulus Sertifikasi Dosen Tahun 2026
Rektor UNUKASE, Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc.

Banjar - Kalsel -Spektroom : Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) mencatatkan pencapaian positif dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Sebanyak 7 Dosen UNUKASE dinyatakan lulus Sertifikasi Dosen (Serdos) Tahun 2026.

Pencapaian itu mendapat apresiasi dari Rektor UNUKASE, Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc. Kelulusan Serdos menjadi bagian penting dalam penguatan profesionalisme dan kompetensi Dosen sekaligus mendukung peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi.

“Selamat dan sukses kepada Bapak dan Ibu Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan yang telah dinyatakan lulus Sertifikasi Dosen Tahun 2026. Semoga capaian ini semakin memperkuat profesionalisme, integritas dan semangat untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi Mahasiswa, Institusi, Masyarakat dan Bangsa,” ujar Dr. Abrani, dalam rilisnya, Kamis (24/9/2026).

Tujuh Dosen UNUKASE yang dinyatakan lulus Serdos Tahun 2026 berasal dari 3 fakultas, yakni Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan (FSTK); Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP); serta Fakultas Ekonomi dan Sosial Humaniora (FESH).

Ketujuh Dosen tersebut yakni: Aminullah, S.T., M.T. – FSTK Azis Muslim, S.Pd., M.Pd. – FKIP Nazaruddin, S.E., M.M. – FESH Novi Dwi Yuliani, S.Pd., M.Pd. – FKIP Sunni Risdayati, S.Pd., M.Sc. – FSTK Farid Hidayat, M.Pd. – FKIP Williza Yanti, M.Pd. – FKIP.

FKIP menjadi Fakultas dengan jumlah Dosen lulus Serdos terbanyak, yakni 4 orang, disusul FSTK sebanyak 2 orang dan FESH 1 orang.

Sertifikasi Dosen merupakan salah 1 bentuk pengakuan profesional terhadap Dosen yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan pendidikan tinggi. Bagi Perguruan Tinggi, bertambahnya Dosen yang tersertifikasi turut mendukung penguatan kapasitas Tenaga Pendidik dan peningkatan mutu pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

Capaian itu tidak berhenti sebagai pengakuan administratif dan profesional semata. Sertifikasi harus menjadi momentum bagi Dosen untuk terus meningkatkan kompetensi, produktivitas, kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. (Junaidi).

Berita terkait