Umat Buddha di Maluku Utara Berbagi Takjil, Implementasi Nyata Kerukunan Umat Beragama

Umat Buddha di Maluku Utara Berbagi Takjil, Implementasi Nyata Kerukunan Umat Beragama
Umat Buddha di Ternate, Maluku Utara saat melakukan pembagian takjil bagi umat Muslim yang berpuasa (Foto:Pembimas Buddha)

Ternate-Spektroom : Pembimbing Masyarakat (Bimas) Buddha Kanwil Kementerian Agama bersama Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Pengurus Daerah Maluku Utara dan penyuluh Agama Buddha dan anak-anak sekolah minggu juga umat Buddha, Kamis sore (5/3/2026) menggelar berbagi takjil kerukunan.

Kegiatan berbagi takjil itu diperuntukan bagi umat islam yang sedang melaksanakan ibadah puasa dengan lokasi pembagian dipusatkan di Jalan Arnold Monunutu depan Vihara Nurani Maitreya Ternate.

Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Maluku Utara Marsam kepada Spektroom usai keguatan mengatakan, pembagian takjil ini merupakan implementasi nyata dari pelaksanaan toleransi dan kerukunan antar umat beragama
"Dengan kegiatan ini akan menambah kekhusyuan dalam menjalankan ibadah puasa," ujar Marsam.

Umat Buddha turun kejalan membagikan 200 paket takjil bagi umat Muslim yang sedang menjalankan Ibadah Puasa di Bulan Suci Ramadhan yang melintas di Jalan Arnold Mononutu, tepat didepan Vihara Nurani Maitreya.

Marsa berharap pada kesempatan berikutnya juga akan dilakuka hal yang sama, untuk mempererat hubungan persaudaraan diantara sesama Umat Beragama di daerah ini.

Berita terkait

Gubernur Sumbar Mahyeldi : Penting Menghidupkan Kembali Nilai Pendidikan Berbasis Keluarga

Gubernur Sumbar Mahyeldi : Penting Menghidupkan Kembali Nilai Pendidikan Berbasis Keluarga

Padang-Spektroom : Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan pentingnya menghidupkan kembali nilai-nilai pendidikan berbasis keluarga saat membuka Seminar Nasional “Kiprah Rahmah El Yunusiyyah sebagai Pahlawan Nasional dalam Pengembangan Pendidikan di Indonesia” di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Senin (4/5/2026). Di hadapan sekitar 1.000 peserta dari kalangan akademisi,

Rafles