Unimerz Makassar dan UNU Sultra Resmikan Kemitraan Strategis Perkuat Tridharma Perguruan Tinggi

Reporter: M. Yahya Patta

Unimerz Makassar dan UNU Sultra Resmikan Kemitraan Strategis Perkuat Tridharma Perguruan Tinggi

Spektroom - Universitas Megarezky UNIMERZ Makassar dan Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara UNU Sultra, menandatangani Nota Kesepahaman MoU terkait pelaksanaan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam mendukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka MBKM. Penandatanganan dilakukan kedua rektor yang bertindak atas nama institusinya masing-masing di Ruang Meeting Rektorat Unimerz Makassar, Gedung C Lantai 1, Sabtu, 22 November 2025.

Kerja sama  menegaskan komitmen kedua universitas dalam memperkuat sinergi pengembangan akademik, terutama pada Program Studi Pendidikan Jasmani serta bidang-bidang lainnya yang memiliki potensi kolaborasi jangka panjang.

Rektor Universitas Megarezky, Prof. Dr. H. Anwar Ramli, SE., M.Si., mengapresiasi kehadiran pimpinan UNU Sultra dan menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan MoU, tetapi langkah strategis menuju implementasi nyata.

“Kerja sama ini membuka peluang besar bagi UNIMERZ dan UNU Sultra untuk berkolaborasi melalui pertukaran dosen, kegiatan akademik bersama, penelitian kolaboratif, dan pengembangan kurikulum. Kami berharap sinergi ini melahirkan inovasi yang memberikan dampak langsung bagi peningkatan mutu pendidikan,” ungkapnya.

Rektor UNIMERZ juga menambahkan bahwa penguatan implementasi MBKM akan menjadi fokus utama dalam kerja sama ini, terutama bagi program studi yang siap menjalankan kegiatan magang, asistensi mengajar, proyek kemanusiaan, dan riset terapan.

Sementara itu, Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara, Prof. Dr. H. NASRUDDIN SUYUTI, M.Si., M.I.Kom. Si, menyampaikan apresiasi dan optimisme terhadap kemitraan yang terjalin.

“UNU Sultra melihat UNIMERZ sebagai mitra strategis dengan pengalaman yang kuat dalam pengelolaan akademik dan pelaksanaan MBKM. Kami yakin kerja sama ini akan memperkuat kapasitas akademik kami, terutama dalam penyusunan kurikulum, pengembangan SDM, dan kegiatan tridharma yang berbasis kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Beliau juga menekankan bahwa salah satu fokus kolaborasi adalah pengembangan kompetensi di bidang Pendidikan Jasmani, termasuk penyelenggaraan pelatihan, workshop, dan pertukaran tenaga ahli antar universitas.

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс