Unismuh Sinjai UMSI Mewisuda 569 Wisudawan Dari Berbagai Program Studi

Reporter: M. Yahya Patta

Unismuh Sinjai UMSI Mewisuda 569 Wisudawan Dari Berbagai Program Studi

Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) resmi melepas 569 wisudawan dari berbagai program studi dalam prosesi wisuda tahun akademik 2024–2025 yang berlangsung pada Sabtu, 22 November 2025, di Auditorium Andi Azikin, Kabupaten Sinjai. Para lulusan berasal dari beragam rumpun keilmuan, termasuk 23 mahasiswa Program Magister S2 Administrasi Publik dan 25 lulusan Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP). Dari rumpun pertanian dan peternakan, UMSi meluluskan 47 mahasiswa Program Peternakan, 54 dari Agroteknologi, dan 49 dari Agribisnis. Sementara itu, Program Studi Administrasi Publik menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 249 wisudawan, disusul Ilmu Pemerintahan dengan 97 lulusan. Selain itu, terdapat 11 lulusan Perencanaan Wilayah dan Kota, 10 lulusan Rekayasa Perancangan Mekanik, serta 4 lulusan Bisnis Digital.

Dalam sambutannya, Rektor UMSi Prof. Dr. Umar Congge, S.Sos., M.Si, menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni, melainkan puncak perjalanan panjang yang ditempuh mahasiswa hingga mencapai transformasi intelektual dan pribadi yang bermakna. Ia menegaskan bahwa ilmu yang diraih harus menjadi bekal untuk memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat, sejalan dengan pesan “Khairunnas anfa’uhum linnas”. Rektor juga memaparkan perkembangan kampus yang kini menaungi 10 program studi Sarjana, 2 program Sarjana Terapan, serta 1 program Magister dengan total 2.748 mahasiswa aktif. Seluruh program studi tersebut telah terakreditasi BAN-PT maupun Lembaga Akreditasi Mandiri dengan peringkat Baik dan Baik Sekali.

Selain kemajuan akademik, Rektor turut menyoroti prestasi dosen dan mahasiswa yang terus mengharumkan nama kampus. Ia menyebut bahwa berbagai pencapaian tersebut menjadi bukti kualitas dan kompetensi sivitas akademika UMSi. Kampus juga terus memperluas jejaring, termasuk kerja sama internasional dengan Kyungdong University, Korea, serta kemitraan melalui Community Learning Center yang membuka ruang peningkatan kompetensi mahasiswa dan dosen.

Dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H. Arifuddin Ahmad, M.Ag., disampaikan pesan untuk terus menguatkan tema “Muhammadiyah Berkemajuan”. Ia mengajak para wisudawan menjaga identitas Muhammadiyah serta konsisten menegakkan amal makruf nahi mungkar dalam kehidupan bermasyarakat.

Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda, S.H., M.H., mewakili Pemerintah Daerah turut memberikan apresiasi atas komitmen UMSi dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Sinjai. Ia menegaskan bahwa gelar akademik bukanlah akhir, melainkan awal perjuangan baru. Wisudawan UMSi didorong menjadi agen perubahan yang inovatif, berani menciptakan peluang usaha, dan mampu menjawab tantangan zaman.

Majelis Diktlitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Andy Dwi Bayu Bawono, SE., M.Si., Ph.D., menyampaikan Orasi Ilmiah mengenai 10 keterampilan penting yang harus dimiliki lulusan masa kini, mulai dari berpikir kritis, analisis data, literasi digital, kemampuan kolaborasi dan komunikasi, adaptasi, kreativitas, kepemimpinan, kemahiran bahasa asing, etika dan integritas, hingga kemampuan menguasai teknologi termasuk kecerdasan buatan (AI). Ia juga menekankan adanya gap kompetensi teknologi dan pentingnya peningkatan soft skill. “Ilmu bisa sama, tetapi model dan kreativitas kalian membuatnya berbeda,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri berbagai tamu undangan, mulai dari Majelis Diktlitbang PP Muhammadiyah, LLDIKTI Wilayah IX, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai beserta unsur Forkopimda, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Badan Pembina Harian UMSi, pimpinan perguruan Tinggi dilingkup Muhammadiyah se-Sulawesi Selatan, sivitas akademika UMSi, serta para orang tua wisudawan.

Prosesi berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan, menandai lahirnya generasi baru sarjana Muhammadiyah yang siap berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan peradaban

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс