Trending

Usai Misa Kudus, Warga Desa Subah Mendapat Layanan Kesehatan Gratis dari Polda Kalbar

Usai Misa Kudus, Warga Desa Subah Mendapat Layanan Kesehatan Gratis dari Polda Kalbar
Suasana Pelayanan Pengobatan dan pemeriksaan Kesehatan gratis Polda Kalbar di desa Subah Tayan kabupaten Sanggau. (Foto : Sihumas Polres Sanggau).

Sanggau – Spektroom: Ditengah keterbatasan fasilitas kesehatan, kehadiran tenaga medis di lingkungan Gereja Katolik Paroki Tritunggal Maha Kudus, Desa Subah, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, menjadi perhatian sekaligus membawa harapan bagi masyarakat.

Seusai mengikuti Misa Kudus, Minggu (18/10/2026), warga tidak langsung beranjak pulang.
Mereka mendapat kesempatan memeriksakan kesehatan dan berkonsultasi dengan tenaga medis secara gratis.

Suasana gereja yang sebelumnya dipenuhi kekhidmatan ibadah berlanjut dengan kegiatan kemanusiaan.

Melalui program "Minggu Kasih", Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) menghadirkan pelayanan kesehatan langsung di tengah masyarakat, mulai dari pemeriksaan kesehatan dasar, konsultasi medis, hingga pemberian obat-obatan tanpa dipungut biaya.

Masyarakat yg berkonsultasi Kesehatannya. (Foto : Sihumas Polres Sanggau).

Bagi warga Desa Subah, kegiatan tersebut bukan sekadar pelayanan kesehatan sesaat.

Diwilayah yang masih memiliki keterbatasan fasilitas kesehatan, kesempatan memperoleh pemeriksaan medis secara langsung menjadi bentuk perhatian yang berarti.

Kegiatan ini dihadiri Kapolda Kalbar Irjen Pol. Albert Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolda Kalbar dan para pejabat utama Polda Kalbar.

Pelayanan medis dilaksanakan oleh tim dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kalbar.

Di sela-sela kegiatan, Kapolda menyempatkan diri menyapa masyarakat.

Tampak Kapolda Kalbar Irjen pol Alberd Teddy Benhard Sianipar berdialogh dengan masyarakat. (Foto : Sihumas Polres Sanggau).

Kehadirannya menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antara kepolisian dan warga, tidak hanya melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga lewat pelayanan yang menyentuh kebutuhan sehari-hari.

Kapolda mengatakan, program Minggu Kasih dan bakti kesehatan merupakan wujud kepedulian Polda Kalbar untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat.

“Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga membawa manfaat langsung bagi kesejahteraan dan kesehatan warga.

Melalui momentum ini, kami berharap silaturahmi dan sinergitas antara Polri dan masyarakat dapat terus terjalin erat,” ujarnya.

Bagi Kepala Desa Subah, Yulianus Atin, S.H., pelayanan tersebut menjadi sesuatu yang patut disyukuri.

Yulianus mengapresiasi langkah kepolisian yang bersedia mendatangi desanya untuk memberikan layanan medis secara langsung.

Dirinya menyebut, keterbatasan fasilitas kesehatan di Desa Subah membuat kegiatan semacam ini sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Saya mewakili warga Desa Subah mengucapkan banyak terima kasih kepada jajaran kepolisian yang bersedia turun langsung memberikan pelayanan medis di tempat kami.

Masyarakat di sini sangat terbantu, terutama dalam pelayanan kesehatan karena kondisi Desa Subah yang minim fasilitas kesehatan,” ungkapnya.

Kegiatan Minggu Kasih di Desa Subah memperlihatkan bahwa kepedulian dapat hadir melalui langkah sederhana, seperti menyediakan pemeriksaan kesehatan, memberikan obat, dan mendengarkan keluhan warga.

Ditengah kebutuhan masyarakat akan akses pelayanan kesehatan, kehadiran negara melalui institusi kepolisian menjadi pengingat bahwa pengabdian tidak selalu berbicara tentang penegakan hukum.

Ada pula kepedulian yang diwujudkan dengan mendekatkan pelayanan kepada mereka yang membutuhkan.

Dari lingkungan gereja di Desa Subah, pesan itu terasa nyata: menjaga kedekatan dengan masyarakat juga berarti hadir untuk membantu menjaga kesehatan dan kualitas hidup mereka.

Berita terkait

Pemkab Maybrat Dorong Penguatan Koordinasi Guna Pembentukan Badan Pengelola Danau Ayamaru

Pemkab Maybrat Dorong Penguatan Koordinasi Guna Pembentukan Badan Pengelola Danau Ayamaru

Sorong-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Maybrat disarankan membentuk badan pengelola Danau Ayamaru untuk memperkuat koordinasi pemulihan ekosistem dan pengelolaan kawasan danau secara berkelanjutan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Papua Barat Daya, Julian Kelly Kambu, ST., M.Si., mengatakan pembentukan badan tersebut diperlukan agar pengelolaan Danau Ayamaru dapat dilakukan secara terarah, mulai

Anthonius Teniwut, Julianto