Trending

Ustaz Abdul Somad Sampaikan Tausiah Trauma Healing Melalui Pendekatan Religi di Polda Aceh

Ustaz Abdul Somad Sampaikan Tausiah Trauma Healing Melalui Pendekatan Religi di Polda Aceh
Ustaz Abdul Somad (UAS menyampaikan tausiah bertema trauma healing melalui pendekatan religi kepada personel Polda Aceh dan Pengurus Bhayangkari Daerah Aceh di Meuligoe Polda Aceh, Kamis malam, 25 Desember 2025. Foto: Humas Polda Aceh.

Spekttoom - Ustaz Abdul Somad (UAS) menyampaikan tausiah bertema trauma healing melalui pendekatan religi kepada personel Polda Aceh dan Pengurus Bhayangkari Daerah Aceh. Kegiatan tersebut berlangsung di Meuligoe Polda Aceh, Kamis malam, 25 Desember 2025, usai Salat Isya, dan dirangkai dengan doa bersama.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., dalam keterangannya mengatakan bahwa rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan Ustaz Abdul Somad oleh Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Alibasyah, M.M., yang didampingi Wakapolda Aceh dan PJU Polda Aceh.

“Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Alqur’an, sambutan Kapolda Aceh, dan kemudian tausiah oleh Ustaz Abdul Somad,” ujar Kabid Humas.

Dalam tausiahnya, Ustaz Abdul Somad memaparkan konsep trauma healing melalui pendekatan agama Islam. Ia menekankan bahwa setiap manusia dalam perjalanan hidupnya pasti menghadapi masalah, cobaan, dan ujian. Oleh karena itu, semua harus disikapi dengan pendekatan agama agar mampu melewati dan keluar dari setiap ujian tersebut.

UAS juga mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Menurutnya, setiap persoalan dalam hidup datang atas izin Allah dan hanya Allah pula yang memberikan jalan keluar.

“Dengan keyakinan bahwa Allah Maha Besar di atas segala-galanya, hati akan menjadi lebih kuat dan tenang,” lanjut Kabid Humas mengutip tausiah UAS.

Selain itu, UAS menegaskan pentingnya menjaga salat dalam kondisi apa pun. Salat merupakan kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan, sekaligus menjadi sarana utama mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ia juga mengingatkan agar umat Islam senantiasa membaca Alqur’an sebagai sumber ketenangan dan petunjuk hidup.

Sebagai penutup, Ustaz Abdul Somad mengajak seluruh hadirin untuk memperbanyak zikir dan doa kepada Allah SWT agar diberikan ketenangan hati dan kekuatan dalam menjalani kehidupan.

Kegiatan tausiah ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan penyerahan cenderamata dari Kapolda Aceh kepada Ustaz Abdul Somad.

"Tausiah trauma healing dan do'a bersama tersebut turut dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Aceh Ny. Ira Marzuki, para pejabat utama Polda Aceh, sejumlah Kapolres jajaran, seluruh personel Polda Aceh, serta para undangan lainnya, tutup Kabid Humas.(*)

Berita terkait

Semangat Sumpah Pemuda, Generasi Muda Sleman Diajak Wujudkan Aksi Nyata Bela Negara

Semangat Sumpah Pemuda, Generasi Muda Sleman Diajak Wujudkan Aksi Nyata Bela Negara

Sleman-Spektroom : Semangat Sumpah Pemuda tidak cukup diwujudkan melalui peringatan setiap tahun, tetapi perlu diterjemahkan menjadi tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Generasi muda didorong mengambil peran aktif di lingkungan masing-masing dengan mengembangkan potensi, menjaga persatuan, dan menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air. Pesan tersebut mengemuka dalam Talkshow Pasar Bela

Fatmawaty, Bian Pamungkas
BULOG Kanwil Yogyakarta Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP hingga Banyumas dan Magelang

BULOG Kanwil Yogyakarta Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP hingga Banyumas dan Magelang

Yogyakarta-Spektroom : Perum BULOG Kantor Wilayah Yogyakarta mengintensifkan pengawasan penyaluran beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi beras berjalan tertib, sesuai ketentuan, serta tepat sasaran hingga wilayah Banyumas dan Magelang. Untuk memperkuat pengawasan, BULOG Kanwil Yogyakarta telah membentuk

Fatmawaty, Bian Pamungkas
231 RW di Surabaya Diajak Tanam Cabai, Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga

231 RW di Surabaya Diajak Tanam Cabai, Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga

Surabaya-Spektroom : Pemerintah Kota Surabaya mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah dan ruang terbatas di lingkungan permukiman untuk menanam cabai. Gerakan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dapur secara mandiri sekaligus memperkuat ketahanan pangan mulai dari tingkat keluarga. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Nanik Sukristina, mengatakan, menanam

Bian Pamungkas