Wabup Tanah Datar Terbang ke Batam, Ada Pesan Penting: Kepala Daerah dan Wakil Tak Boleh Jalan Sendiri

Wabup Tanah Datar Terbang ke Batam, Ada Pesan Penting: Kepala Daerah dan Wakil Tak Boleh Jalan Sendiri
Wabup Tanah Datar Terbang ke Batam, Ada Pesan Penting: Kepala Daerah dan Wakil Tak Boleh Jalan Sendiri (foto Prokopim TD)

Batam–Spektroom : Di tengah tuntutan peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan daerah, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Wakil Kepala Daerah se-Indonesia yang digelar di Batam, Kepulauan Riau, Kamis (23/7/2026). Forum nasional tersebut menyoroti satu persoalan yang selama ini kerap menjadi titik lemah pemerintahan daerah: hubungan antara kepala daerah dan wakil kepala daerah yang tidak berjalan harmonis.

Bimtek yang diselenggarakan dalam forum ASWAKADA (Asosiasi Wakil Kepala Daerah) mengusung tema "Penguatan ASWAKADA sebagai Mitra Strategis Pemerintah Daerah dalam Tata Kelola, Advokasi Kebijakan, dan Sinergi Pembangunan Nasional." Agenda ini bertujuan memperkuat kapasitas para wakil kepala daerah dalam menjalankan fungsi pemerintahan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Dalam regulasi tersebut, wakil kepala daerah memiliki mandat membantu kepala daerah dalam memimpin urusan pemerintahan tertentu, mengoordinasikan perangkat daerah, melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan, hingga memberikan pertimbangan strategis dalam pengambilan kebijakan.

Ahmad Fadly menilai forum tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ruang untuk memperkuat pemahaman mengenai posisi strategis wakil kepala daerah dalam mendukung efektivitas pemerintahan.

"Insyaallah melalui bimtek ini semakin memperkuat pemahaman kami dalam menjalankan tugas membantu Bupati membangun Tanah Datar menjadi lebih baik. Forum ini juga membahas penguatan tata kelola pemerintahan, advokasi kebijakan, serta mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah," ujar Ahmad Fadly di sela kegiatan.

Menurutnya, salah satu pesan terpenting yang mengemuka dalam bimtek adalah perlunya menjaga soliditas kepemimpinan daerah. Kepala daerah dan wakil kepala daerah, kata dia, tidak boleh berjalan dengan agenda masing-masing.

"Kepemimpinan daerah harus sejalan. Tidak boleh ada unsur kepemimpinan yang kehilangan fungsi. Kepala daerah dan wakil kepala daerah memiliki peran berbeda, tanggung jawab yang jelas, tetapi tetap satu tujuan, yakni melayani masyarakat dan menjaga keutuhan daerah serta Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya.

Pernyataan tersebut menjadi relevan mengingat dalam praktik pemerintahan daerah, tidak sedikit konflik politik yang muncul setelah pilkada justru dipicu renggangnya hubungan kepala daerah dengan wakilnya. Kondisi itu kerap berdampak terhadap efektivitas birokrasi dan pelaksanaan program pembangunan.

Dalam forum yang sama, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi menegaskan bahwa posisi wakil kepala daerah tidak boleh dipandang sekadar hasil kompromi politik ataupun pembagian kekuasaan.

Menurut Dede Yusuf, pembahasan mengenai peran wakil kepala daerah harus dikembalikan kepada mandat yang diberikan rakyat melalui pemilihan kepala daerah.

"Fokus utama adalah bagaimana kepala daerah dan wakil kepala daerah dapat bersama-sama mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan," ujarnya.

Bimtek ASWAKADA merupakan agenda tahunan yang mempertemukan para wakil gubernur, wakil bupati, dan wakil wali kota dari seluruh Indonesia. Selain memperkuat koordinasi antardaerah, forum ini juga diarahkan untuk mendorong lahirnya birokrasi yang lebih adaptif, profesional, transparan, dan selaras dengan kebijakan nasional.

Sejumlah pejabat Kementerian Dalam Negeri turut menjadi narasumber, di antaranya Direktur Politik Dalam Negeri Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Akbar Ali, Kasubdit Perencanaan Anggaran Daerah Wilayah I Kemendagri Fernando H. Siagian, serta Analis Kebijakan Ahli Madya Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri L. Saydiman Marto. (Ris1)

Berita terkait

RAJE Jember Bagikan 1000 Bendera Merah Putih di Sejumlah Titik, Ajak Warga Semarakkan HUT ke-81 RI

RAJE Jember Bagikan 1000 Bendera Merah Putih di Sejumlah Titik, Ajak Warga Semarakkan HUT ke-81 RI

Jember-Spektroom : Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terus digaungkan di Kabupaten Jember. Rumah Aspirasi Jember (RAJE) Jember membagikan 1000 Bendera Merah Putih kepada masyarakat di sejumlah titik kabupaten Jember, pada Minggu (16/08/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengajak masyarakat turut menyemarakkan bulan kemerdekaan

Budi Sucahyono, Julianto
Petugas Paskibraka Bagian Proses Pembentukan Karakter, Kedisiplinan Dan Semangat Nasionalisme

Petugas Paskibraka Bagian Proses Pembentukan Karakter, Kedisiplinan Dan Semangat Nasionalisme

Bogor-Spektroon: Bupati Bogor Rudy Susmanto mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bogor Tahun 2026. Diantara putra-putri terbaik yang terpilih, terdapat anggota yang berasal dari keluarga petani hingga seorang anggota yang telah kehilangan kedua orang tuanya sejak usia remaja. Kisah tersebut disampaikan Rudy saat pengukuhan Paskibraka Kabupaten Bogor Tahun 2026

Asmari, Anggoro AP
Subuh Berjamaah, Kabid Propam Polda Maluku Buka Ruang Pengawasan Publik: Polri Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Berani Mengadu

Subuh Berjamaah, Kabid Propam Polda Maluku Buka Ruang Pengawasan Publik: Polri Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Berani Mengadu

Maluku-Spektroom : Kepolisian Daerah Maluku terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus membuka ruang partisipasi publik dalam pengawasan institusi Polri. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sholat Subuh Berjamaah Keliling dan Silaturahmi yang dilaksanakan Kabid Propam Polda Maluku Kombes Pol. Jarot Sungkowo, S.H., S.I.K., M.H., bersama personel Bidpropam di

Eva Moenandar, Rafles