Wagub Jihan : Perbaiki Jalan Tidak Bisa Sa' Dek Sa' Nyet, Perlu Proses, Tidak Seperti Bandung Bondowoso
Lampung Tengah - Spektroom: Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk mempercepat perbaikan dan pembangunan jalan provinsi di Kabupaten Lampung Tengah.
Langkah ini diambil guna mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan memperkuat peran Lampung Tengah sebagai lumbung pangan nasional.
“Pemerintah Provinsi Lampung berupaya dan berkomitmen untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan provinsi di seluruh daerah, termasuk ruas jalan provinsi yang ada di Kabupaten Lampung Tengah,” ujar Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela pada pengajian akbar Haul Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani di Pondok Pesantren Roudlotussholihin Purwosari, Padang Ratu Lampung Tengah, Senin (21/9/2026) malam.
Kabupaten Lampung Tengah, lanjut Jihan tahun ini menerima alokasi anggaran hampir Rp.300 miliar untuk perbaikan jalan provinsi. Wagub Jihan menilai, infrastruktur jalan yang mantap menjadi kunci utama dalam memperlancar distribusi hasil pertanian dan mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
“Jika Lampung Tengah kuat, maka Lampung akan semakin kokoh,” tegasnya.
Diakui Jihan, Pemprov, baru tahun ini mampu mengalokasikan anggaran tersebut, karena membuat infrastruktur jalan mantap tidak bisa Sa' Dek Sa' Nyet (Seketika) namun melalui proses penganggaran, karena Pemprov Lampung bukan Bandung Bondowoso.
"Dalam perjalanan saya ke Pendok ini saya memang sudah siap dirosting masalah perbaikan jalan di Lampung Tengah, karena memang permasalahan infrastruktur Jalan adalah prioritas yang harus pertama kita selesaikan, kita urai dan ini memang tidak bisa Sa' Dek Sa' Nyet, seketika semuanya beres karena kita bukan Bandung Bondowoso" ujar Wagub berkelakar.
Menurut Wagub, bahwa Lampung Tengah pada tahun ini mendapatkan anggaran Rp. 300 miliar lebih untuk perbaikan dan pembangunan jalan, jika dikomparasi dengan Kabupaten Lampung timur yang dengan kepadatan penduduk dan luasnya hampir sama dengan Lampung Tengah, hanya mendapat tidak tidak dari Rp.60 miliar.
"Wilayah Lampung Tengah adalah Kabupaten tetluas dengan kepadatan penduduk yang juga paling besar serta ruas jalan rusak tepanjang, oleh karenanya Kabupaten Lampung Tengah menjadi prioritas." tandas Jihan lagi.
Untuk diketahui Pemprov Lampung menggelontorkan anggaran Rp.300 miliar untuk memperbaiki 30,40 kilometer ruas jalan di Lampung Tengah.
Proyek yang terbagi dalam delapan paket pekerjaan ini difokuskan pada jalur strategis guna memperlancar mobilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Salah satu ruas prioritas yakni Bandar Jaya–Mandala sepanjang 10,7 kilometer dengan nilai pekerjaan mencapai Rp95,98 miliar. Penanganan dilakukan menggunakan kombinasi konstruksi rigid pavement (beton) dan flexible pavement (aspal) sesuai kebutuhan teknis di lapangan.
Pemprov Lampung menargetkan kemantapan jalan meningkat dari 86,49 persen menjadi 96,49 persen pada 2026 dan 99 persen pada tahun 2027.
Selain itu, persoalan drainase juga menjadi sorotan utama dalam upaya perbaikan infrastruktur.
“Air tidak mengalir sebagaimana mestinya dan menggenang di jalan, ini yang membuat jalan cepat rusak,” jelasnya. (@Ng).