Wajah Baru TMSBK Segera Hadir, 30 Pedagang Direlokasi dengan Gratis Sewa 6 Bulan

Wajah Baru TMSBK Segera Hadir, 30 Pedagang Direlokasi dengan Gratis Sewa 6 Bulan
Tata Ulang Halaman TMSBK Bukittinggi ( Pemko bkt )

Bukittinggi - Spektroom : Wajah Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, segera berubah. Pemerintah Kota Bukittinggi akan menata kembali halaman kawasan wisata tersebut agar lebih tertib, aman, nyaman, dan ramah bagi pengunjung.

Penataan ini sekaligus mengubah aktivitas 30 pedagang yang selama ini menempati kios di halaman TMSBK. Pemerintah akan merelokasi mereka ke kawasan Pusat Pertokoan Pasar Atas.

Para pedagang tidak langsung dibebani biaya di lokasi baru. Pemkot Bukittinggi memberikan fasilitas bebas biaya selama enam bulan sebagai bentuk dukungan agar mereka memiliki waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan usaha yang baru.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi, Rofie Hendria, mengatakan relokasi dilakukan untuk mengembalikan fungsi halaman TMSBK sebagai ruang publik sekaligus memperkuat kawasan tersebut sebagai destinasi wisata.

Menurut Rofie, halaman TMSBK nantinya tidak lagi dipenuhi bangunan kios. Area tersebut akan ditata menjadi ruang terbuka yang lebih nyaman bagi masyarakat dan wisatawan.

Penataan akan dilengkapi taman, area duduk, jalur sirkulasi, penghijauan serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

“Halaman TMSBK akan dikembalikan fungsinya sebagai ruang publik dan pendukung kawasan wisata,” ujar Rofie.

Rencana pengosongan kios sebelumnya telah disosialisasikan kepada para pedagang. Pemkot Bukittinggi juga telah mencabut izin pemanfaatan kios pada 24 Agustus 2026.

Penataan dilakukan karena bangunan kios yang berada di halaman TMSBK dinilai tidak sesuai dengan ketentuan tata ruang, termasuk Garis Sempadan Bangunan (GSB).

Bagi para pedagang, relokasi tentu membawa perubahan. Tempat yang selama ini menjadi ruang mencari penghasilan harus ditinggalkan dan digantikan dengan lokasi baru.

Perpindahan lokasi juga berarti mereka harus kembali membangun pola usaha, mengenalkan tempat baru kepada pelanggan, serta menyesuaikan diri dengan arus pengunjung di kawasan Pasar Atas.

Karena itu, kebijakan bebas biaya selama enam bulan menjadi bagian penting dalam proses transisi tersebut. Pemerintah memberikan kesempatan kepada pedagang untuk beradaptasi tanpa harus langsung memikirkan beban sewa tempat usaha.

Di sisi lain, Pemkot Bukittinggi tetap menyiapkan ruang bagi aktivitas ekonomi, khususnya pedagang makanan. Pemerintah berencana menyediakan food court semi terbuka di dalam kawasan TMSBK.

Pedagang makanan nantinya dapat menempati fasilitas tersebut melalui proses seleksi yang ditetapkan pemerintah.

Konsep tersebut diharapkan menjadi jalan tengah. Kawasan TMSBK tetap dapat menjadi ruang wisata yang tertata, sementara aktivitas ekonomi masyarakat tetap hidup dan menjadi bagian dari denyut kawasan.

Penataan halaman TMSBK pun bukan sekadar soal membongkar dan memindahkan kios. Di dalamnya terdapat upaya menata kembali hubungan antara ruang publik, pariwisata dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Ketika penataan selesai, halaman TMSBK diharapkan menjadi ruang yang lebih lapang dan hijau. Wisatawan dapat berjalan dengan lebih nyaman, keluarga memiliki ruang untuk beristirahat, sementara kawasan wisata tampil lebih representatif.

Bagi Kota Bukittinggi, perubahan wajah TMSBK menjadi bagian dari upaya menjaga daya tarik destinasi wisata. Bagi pedagang, relokasi menjadi babak baru untuk mempertahankan usaha dan penghidupan.

Harapannya, wajah baru TMSBK bukan hanya menghadirkan kawasan wisata yang lebih indah dan tertib, tetapi juga tetap memberi ruang bagi masyarakat untuk tumbuh bersama denyut pariwisata Bukittinggi.( rt,rz)

Berita terkait

Manajemen PLN Indonesia Power UBP Ombilin Turun ke Lapangan, Pastikan Operasi PLTU Aman dan Andal

Manajemen PLN Indonesia Power UBP Ombilin Turun ke Lapangan, Pastikan Operasi PLTU Aman dan Andal

Sawahlunto—Spektroom : Manajemen PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Ombilin turun langsung ke area operasional pembangkit melalui kegiatan Management By Walking Around (MBWA), Selasa (1/9/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya manajemen memastikan aktivitas operasional PLTU Ombilin berjalan aman, andal, sekaligus memenuhi ketentuan keselamatan kerja dan

Riswan Idris, Buang Supeno
Asap Karhutla Kepung Kubu Raya, Tim Dokkes Polda Kalbar Datang Membawa Obat, Bukan Selang Pemadam

Asap Karhutla Kepung Kubu Raya, Tim Dokkes Polda Kalbar Datang Membawa Obat, Bukan Selang Pemadam

Kubu Raya - Spektroom : Di saat sebagian petugas berjibaku mengejar kobaran api, sejumlah personel berseragam justru datang membawa tas medis. Bukan selang pemadam. Bukan pula alat untuk menjinakkan bara. Mereka membawa obat-obatan dan peralatan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan manusia yang berada di tengah kepungan asap tetap dalam kondisi prima. Pemandangan

Apolonius Welly, Buang Supeno
Ekonomi Kalteng Terus Bergerak, Inflasi Agustus 0,17 Persen dan NTP Tembus 139,53

Ekonomi Kalteng Terus Bergerak, Inflasi Agustus 0,17 Persen dan NTP Tembus 139,53

Palangka Raya –Spektroom: Perekonomian Kalimantan Tengah (Kalteng) terus menunjukkan pergerakan positif hingga Agustus 2026. Sejumlah indikator ekonomi mencatat perkembangan yang cukup baik, mulai dari inflasi, sektor pertanian, perdagangan hingga aktivitas pariwisata. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat inflasi pada Agustus 2026 sebesar 0,17 persen dibandingkan Juli 2026.

Polin, Buang Supeno