Wakil Gubernur Kepri : Peran APVA Sangat Vital dalam Mendukung Stabilitas Sistim Keuangan, Khususnya di Daerah Perbatasan
Batam-Spektroom : Asosiasi Pedagang Valuta Asing (APVA) adalah organisasi nirlaba dan wadah bagi para pedagang valutas Asing (Money Changer) di Indonesia.
APVA bertujuan menghimpun, menerima dan meningkatkan kerjasama antar anggota serta mutu perdangan mata uang asing.
Ketika membuka Musyawarah Nasional (Munas) Afiliasi APVA Indonesia ke 8 tahun 2026 di Batam, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menegaskan peran APVA sangat vital dalam mendukung stabilitas sistim keuangan khususnya di daerah perbatasan seperti Kepulauan Riau yang memiliki aktivitas ekonomi internasional yang tinggi
“Kami memandang APVA memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di wilayah perbatasan seperti Kepulauan Riau,” ungkap Wawagub.
Wawagub mengharapkan melalui Munas dapat melahirkan rumusan strategis yang mampu memperkuat industri Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing (KUPVA) baik disisi pengawasan, peningatan kompetisi, hingga pemanfaat tehnologi di gital.

Mengakhiri sambutan Nyanyang mengucapkan selama kepada peserta Munas yang akan memilih pengurus baru APVA Indonesia tahun 2026-2030.
Ketua Umum APVA Indonesia Amat Tantoso mengungkapkan pentingnya peran oraganisasi dalam menjaga ekosistim keuangan nasional, khususnya dalam mendukung pencegahan tindak pidana pencucian uang serta menjaga kedaulatan rupiah sebagai mata uang resmi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dilansir dari Diskominfo Kepri, Munas bertemakan memperkuat sinergi industri KUPVA untuk stabilitas sistim keuangan nasional, di gelar di Hotel Sahid Villa Batam, Jumat (1/5/2026) berlangsung sehari.