Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra Apresiasi Berdirinya PJKIP, Dorong Penguatan Keterbukaan Informasi Publik
Sawahlunto-Spektroom: Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra mengapresiasi berdirinya Perhimpunan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) di Kota Sawahlunto. Ia menilai kehadiran PJKIP menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Hal itu disampaikan Wali Kota Riyanda Putra saat menerima kunjungan audiensi jajaran pengurus PJKIP Sawahlunto yang dipimpin Ketua PJKIP Andrio An, di Rumah Dinas (Rumdis) Wali Kota Sawahlunto, Senin (26/10/2026).
Wali Kota yang menjabat sejak 20 Februari 2025 tersebut mengatakan, keterbukaan informasi publik merupakan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 dan menjadi pilar penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, peran jurnalis tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pengawal agar hak masyarakat atas informasi terpenuhi.
"Kami menyambut baik dan mengapresiasi berdirinya PJKIP di Sawahlunto. Ini langkah positif. Pemerintah Kota Sawahlunto sangat berkomitmen terhadap keterbukaan informasi. Kami butuh mitra kritis, konstruktif, dan profesional seperti PJKIP untuk membantu memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan sampai dan dipahami masyarakat," ujar Riyanda Putra.
Riyanda menambahkan, di era digital saat ini, tantangan keterbukaan informasi bukan hanya soal ketersediaan data, tetapi juga soal melawan disinformasi dan memastikan informasi yang beredar akurat serta berimbang.
Sementara itu, Ketua PJKIP Sawahlunto, Andrio An menyampaikan bahwa PJKIP hadir sebagai wadah berhimpunnya jurnalis yang memiliki fokus dan kepedulian terhadap isu-isu Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
Ia menjelaskan, PJKIP Sawahlunto akan fokus pada tiga agenda utama, yakni edukasi KIP kepada badan publik dan masyarakat, advokasi sengketa informasi, serta penguatan kapasitas jurnalis dalam memahami regulasi dan mekanisme sengketa informasi di Komisi Informasi.
"Kami berterima kasih atas sambutan hangat Bapak Wali Kota. Tujuan audiensi ini adalah memperkenalkan keberadaan PJKIP sekaligus menyatakan kesiapan kami untuk bersinergi dengan Pemko Sawahlunto. Kami ingin memastikan implementasi UU KIP berjalan optimal di Kota Warisan Dunia ini," kata Andrio An.
Andrio menyebut, ke depan PJKIP akan mendorong kolaborasi program, seperti sosialisasi KIP, bimtek PPID bagi OPD, dan monitoring pelayanan informasi di tingkat desa dan kelurahan.
Audiensi yang berlangsung dalam suasana akrab tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk membangun komunikasi yang intensif antara Pemko Sawahlunto dan PJKIP dalam rangka mendorong Sawahlunto sebagai kota yang informatif dan transparan.