Trending

Walikota Ambon Serahkan Tempat Sampah bagi Sekolah & Rumah Ibadah

Walikota Ambon Serahkan Tempat Sampah bagi Sekolah & Rumah Ibadah
Penyerahan bantuan tempat sampah kepada sekolah, rumah ibadah, dan kelompok pemuda.(Foto : Diskominfo Ambon)

Spektroom - Pemerintah Kota Ambon menegaskan langkah tegas dan terukur dalam memperkuat kebersihan kota, meningkatkan ketahanan pangan lokal, serta mempercepat penanganan masyarakat terdampak bencana.

Penegasan ini disampaikan Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dalam apel pagi di Balai Kota Ambon, Senin (8/12/2025).

Apel yang diikuti Wakil Wali Kota Ely Toisuta, Pj Sekretaris Kota Robby Sapulette, pimpinan OPD, camat, lurah, raja, kepala sekolah, kepala puskesmas, serta perangkat desa ini, dirangkaikan dengan penyerahan bantuan tempat sampah kepada sekolah, rumah ibadah, dan kelompok pemuda.

Selain itu, Pemkot juga menyerahkan bibit pertanian bagi kelompok tani dan bantuan kepada warga yang terdampak bencana alam maupun bencana sosial.

Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa upaya menjadikan Ambon sebagai kota yang bersih tidak dapat hanya mengandalkan imbauan. Pemerintah, kata dia, harus lebih dahulu memperlihatkan keteladanan dalam menjaga lingkungan.

“Untuk mewujudkan Ambon bersih, tidak cukup hanya berkata-kata. Pemerintah harus memberi contoh,” ujarnya.

Wattimena mengungkapkan bahwa Pemkot Ambon terus memperkuat kapasitas pengelolaan sampah, termasuk merampungkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) pada 2026.

Sembari menunggu fasilitas tersebut tuntas, pemerintah menambah ketersediaan tempat sampah di berbagai ruang publik.

Pembagian fasilitas kebersihan pada apel pagi tersebut, menurutnya, dimaksudkan sebagai pemicu agar semua unsur masyarakat turut terlibat aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, baik secara individu maupun kolektif.

Selain itu, Wali Kota menyampaikan bahwa Pemkot telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh pelaku usaha agar menyediakan tempat sampah, menjaga kebersihan area usaha, serta memastikan kesiapan menghadapi kondisi darurat.

Dirinya meminta perangkat teknis pemerintah segera menindaklanjuti edaran tersebut melalui pengecekan langsung di lapangan.

“Pemerintah Kota Ambon tidak akan memberatkan pelaku usaha dengan pungutan yang tidak sesuai aturan. Namun kewajiban mereka adalah menaati kebijakan pemerintah demi kebaikan bersama,” tegasnya.

Pemkot Ambon menegaskan bahwa penguatan kebersihan, ketahanan pangan, dan manajemen penanganan bencana akan terus menjadi prioritas.

Langkah ini diharapkan melahirkan perubahan perilaku kolektif sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Ambon.(EM)

Berita terkait

2 | 5     LAMPBerdasarkan analisis angin gradien 3000 feet tanggal 01 November 2026 Jam 19.00 WIB, angin dominan dari arah Tenggara-Selatan dengan kecepatan angin di wilayah Jawa

BMKG Juanda Peringatkan Cuaca Ekstrem di 21 Wilayah Jawa Timur hingga 9 November

Sidoarjo-Spektroom : Masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Timur diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan berlangsung pada 2 hingga 9 November 2026. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir, banjir bandang, tanah longsor hingga angin kencang. Peringatan tersebut disampaikan Stasiun Meteorologi Kelas

Bian Pamungkas
Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan  Berkarakter Daerah

Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan Berkarakter Daerah

Bandarlampung - Spektroom: Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., mendukung penguatan peran arsitek dalam membangun Lampung yang maju dengan tetap mempertahankan identitas dan kearifan lokal. Arsitektur dinilai tidak hanya berperan dalam merancang bangunan, tetapi juga membentuk kawasan dan lingkungan yang mencerminkan karakter daerah. Hal

Anggoro AP