Walikota Batam mengapresiasi antusiasme dan kekompakan masyarakat.
Batam – Spektroom : Masyarakat Batu Aji memperingati Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dihadiri Walikota Batam Amsakar Achmad Minggu(27/9/2026).
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memanfaatkan momentum tersebut untuk mengajak masyarakat memperkuat kebersamaan sekaligus menyampaikan perkembangan pembangunan Kota Batam.
Mengawali kegiatan Bergerak Sehat, Senam Sehat, dan Jalan Santai yang dipusatkan di Aviari Plaza, Kelurahan Buliang. Bersama Walikota Ribuan warga memadati lokasi sejak pagi untuk mengikuti rangkaian kegiatan.
Rangkaian peringatan HUT RI ke-81 di Batu Aji berlangsung semakin meriah saat Amsakar turut membagikan hadiah kepada peserta jalan santai. Sebanyak tujuh nomor kupon beruntung diundi langsung dengan hadiah uang tunai masing-masing Rp200 ribu.
Amsakar juga menghadiri puncak peringatan HUT RI tingkat Kecamatan Batam Kota di One Batam Mall, Batam Center. Kegiatan tersebut dimeriahkan perlombaan paduan suara lagu Batamku dan tari kreatif diikuti kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) serta masyarakat
Dalam dua kesempatan tersebut, Amsakar menyampaikan perkembangan pembangunan Batam selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra. Ia memaparkan sejumlah indikator pembangunan, mulai dari pertumbuhan ekonomi, investasi, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), hingga penurunan angka kemiskinan.
Menurut Amsakar, perekonomian Batam terus tumbuh seiring masuknya investasi dari sejumlah negara, termasuk Singapura, Amerika Serikat, dan Australia. Berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), nilai investasi Batam telah mendekati Rp30 triliun. Sementara berdasarkan perhitungan bottom-up, nilainya mendekati Rp40 triliun.
“Ini menunjukkan Batam menjadi salah satu penopang utama ekonomi nasional,” katanya.

Amsakar juga menyampaikan perkembangan pelaksanaan 15 program prioritas Pemko Batam. Ia menyebut 13 program di antaranya telah terealisasi dengan baik. Beberapa program tersebut antara lain pemberian seragam sekolah, peningkatan insentif atau bantuan bagi lansia secara bertahap, serta pinjaman modal usaha tanpa bunga bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang kini bekerja sama dengan lima perbankan.
Di bidang ketenagakerjaan, Pemko Batam juga telah menandatangani nota kesepahaman dengan 30 perusahaan di Batam untuk mengalokasikan kuota minimal 20 persen tenaga kerja lokal. Kebijakan tersebut diarahkan untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.
Sementara itu, pembangunan infrastruktur terus didorong. Amsakar menyebut penanganan persoalan banjir dan pemenuhan kebutuhan air bersih masih menjadi perhatian pemerintah daerah dan terus dimatangkan melalui berbagai langkah untuk menghasilkan solusi jangka panjang.
“Kita terus berproses mematangkan solusi jangka panjang, terutama untuk isu strategis seperti penanganan banjir dan optimalisasi pasokan air bersih demi kenyamanan seluruh masyarakat,” ujarnya.