Walikota : LGJI Detak Jantung Kota Ambon

Walikota : LGJI Detak Jantung Kota Ambon
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon saat penyerahan trofi kepada Pemenang Lomba Gerak Jalan Indah (LGJI) Amboina 2025 di Tribun Lapangan Merdeka, Rabu (22/10/2025) .foto Eva. M

Spektroom — Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan bahwa Lomba Gerak Jalan Indah (LGJI) yang digelar pada 13 September 2025 oleh Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Daerah Kota Ambon, bukan sekadar parade yang di gelar setiap tahunya, melainkan cermin jiwa Ambon yang hidup dan tak pernah padam.

“Ini bukan lomba biasa. Ini napas kota ini. Di setiap langkah peserta, ada semangat, kebanggaan, dan cinta pada Ambon,” tegas Wattimena pada penyerahan trofi kepada para pemenang di Tribun Lapangan Merdeka, Rabu (22/10/2025) .

Pemuda Mangga Dua, Pemenang Lomba Gerak Jalan Indah (LGJI), Amboina 2025.

Wattimena mengakui, keterlambatan penyerahan hadiah disebabkan padatnya agenda pemerintah. Namun, ia menegaskan bahwa kebersamaan jauh lebih penting daripada waktu yang tertunda.

“Makna kebersamaan lebih besar dari sekadar jadwal. Yang penting, semangat Ambon tidak pernah redup,” katanya disambut tepuk tangan warga.

Wattimena memuji pihak penyelenggara yang setia menjaga nyala kegiatan ini hingga menjadi ikon budaya dan pariwisata kota.

Ia menilai LGJI adalah bukti nyata bahwa Ambon bisa bersatu tanpa seragam dan tampil indah tanpa panggung megah.

“LGJI bukan hanya barisan indah di jalan. Ini langkah kolektif menuju kota yang berkarakter, disiplin, dan hidup,” ujarnya lantang.

Olehnya dia menantang masyarakat untuk tidak menjadi penonton tapi menjadi penggerak, dan Pemerintah Lanjut Walikota siap mendukung setiap pergerakan positif masyarakat

Masa depan Kota Ambon dan indonesia emas 2045 Kata Walikota ada di tangan generasi muda yang mampu berani berpikir, bekerja dan berbuat

“Ambon tidak butuh penonton, tapi pelaku. Jadilah pembeda, bukan pengikut. Jadilah cahaya yang membuat kota ini terus hidup,” pesan Wattimena dengan nada tajam namun penuh harapan.

Sebelum menutup acara, Wali Kota memberikan penghargaan kepada para pemenang LGJI 2025 dan menegaskan bahwa kemenangan sejati bukan soal piala, tapi semangat.

“Yang juara, jangan sombong. Yang belum, jangan menyerah. LGJI bukan akhir, tapi awal langkah baru untuk membangun kota yang kita cintai bersama,” tutupnya dengan tegas. (EM)

Berita terkait

Ribuan Warga Serbu Bakti Kesehatan Gratis Polda Kalteng, Hari Bhayangkara ke-80 Diwarnai Aksi Sosial Nyata

Ribuan Warga Serbu Bakti Kesehatan Gratis Polda Kalteng, Hari Bhayangkara ke-80 Diwarnai Aksi Sosial Nyata

Palangka Raya-Spektroom: Ribuan warga dari berbagai wilayah di Kalimantan Tengah memadati Gedung Graha Bhayangkara Mapolda Kalimantan Tengah, Selasa (23/6/2026), untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis yang diselenggarakan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Sebelum kegiatan bakti kesehatan dimulai, berbagai elemen masyarakat mulai dari mahasiswa, organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga paguyuban mengikuti

Polin, Buang Supeno
Demo Buruh TKBM Batal, KSOP Banjarmasin Tegaskan Wajib Amprah untuk STS Transfer

Demo Buruh TKBM Batal, KSOP Banjarmasin Tegaskan Wajib Amprah untuk STS Transfer

Banjarmasin–Spektroom :  Rencana aksi demonstrasi yang akan digelar Serikat Buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Samudera Nusantara di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin, Selasa (23/6/2026), akhirnya dibatalkan. Keputusan itu diambil setelah KSOP memastikan akan menjalankan ketentuan yang tertuang dalam surat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut

Junaidi, Buang Supeno
Sekda Bogor Turun ke Sekolah, Kampanyekan Anti-Narkoba dan Serap Aspirasi Lewat Program “KAMI MENDENGAR”

Sekda Bogor Turun ke Sekolah, Kampanyekan Anti-Narkoba dan Serap Aspirasi Lewat Program “KAMI MENDENGAR”

Bogor-Spektroom: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, turun langsung ke SDN Cantang Jaya, Kecamatan Sukaraja, Selasa (23/6/2026), melalui Program “KAMI MENDENGAR”. Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini sekaligus menyerap aspirasi warga sekolah secara langsung. Dalam amanatnya saat upacara bendera, Ajat

Asmari, Buang Supeno
Pencurian Fasum di Kepri Kian Mengkhawatirkan, Polda Ungkap 15 Kasus dan 30 Tersangka dalam Enam Bulan

Pencurian Fasum di Kepri Kian Mengkhawatirkan, Polda Ungkap 15 Kasus dan 30 Tersangka dalam Enam Bulan

Batam- Spektroom : Maraknya pencurian kabel dan perusakan fasilitas umum (fasum) di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Kejahatan yang menyasar aset publik tersebut dinilai tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mengganggu pelayanan masyarakat serta berpotensi menghambat iklim investasi di daerah. Berdasarkan data Polda Kepri hingga Juni

Desmawati, Buang Supeno