Wanita Bergerak Fun Run And Community Movement,Warnai Hari Kartini

Wanita Bergerak Fun Run And Community Movement,Warnai Hari Kartini
Sekitar 150 Perempuan Mengikuti " Wanita Bergerak Fun Run Snd Community Movent Peringati Hari Kartini. ( Minggu 19/04/2026, Dan )

Solo - Spektroom : Peringatan Hari Kartini mulai semarak di Kota Solo, salah satunya ( minggu, 19/04/2026 ) sekitar 150 perempuan terlibat, dalam lari 5 km yg bertajuk " Wanita Bergerak Fun Run and Community Movement".

Pemrakarsa kegiatan Ketua Nona Runner sekaligus ketua panitia Atya Listia menjelaskan gelaran perdana mendapat antusias luar biasa dari warga solo bankan istri walikota Venessa Winastesia dan Wakil Walikota Astrid Widayani secara resmi melakukan flag off dan ikut berlari untuk memberikan motivasi kepada para peserta.

Pihak panitia berharap kolaborasi dengan Pemerintah Kota Surakarta dapat terus terjalin agar kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan.

Pemilihan olahraga lari sebagai inti kegiatan peringatan karena praktis, murah, dan dapat dilakukan secara mandiri tanpa terikat waktu maupun tempat, selain juga menyehatkan, tren lari outdoor juga semakin berkembang karena didukung infrastruktur kota yang ramah bagi para pejalan kaki dan pelari.

Arta berpesan agar kaum perempuan tidak ragu untuk berolahraga di luar ruangan selama tetap saling menghargai sesama pengguna jalan lainnya.

"Wanita Bergerak ini diharapkan supaya banyak perempuan lebih sadar olahraga, karena jika perempuan sehat, maka kehidupan dalam keluarganya pun makin sehat. Olahraga lari itu paling simpel, tidak perlu sewa tempat, cukup modal sepatu lari saja sudah bisa dilakukan di mana pun," ujar Arta

Kemeriahan dirasakan oleh seluruh peserta, mulai dari mahasiswi hingga kelompok lansia yang tetap bersemangat menyelesaikan rute sejauh 5.km hingga garis finish di hotel Sahid

Nuansa kebersamaan antarperempuan sangat terasa di sepanjang lintasan, di mana para pelari saling memberikan dukungan semangat, yang membuktikan olahraga lari bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan juga sarana membangun komunitas positif bagi perempuan di Kota Solo.

Salah satu peserta asal Solo, Nurin Arifani, mengaku sangat terkesan dengan pengalaman pertamanya mengikuti event lari khusus perempuan ini.

Meski sempat merasa kelelahan karena harus mengejar ketertinggalan di awal rute, tetapi cukup bangga mampu menyelesaikan tantangan sejauh 5 kilometer.

"Seru banget sih, kita sebagai wanita itu patut berekspresi bagaimanapun juga. Kita hebat, kita kuat, dan ternyata lari lima kilo itu sangat mungkin dilakukan oleh wanita. Ini pengalaman pertama yang mantap dan keren sekali," katanya.

Kegiatan diwarnai gelaran UMKM dan diskusi guna mempererat komunitas antar-pelari perempuan di Surakarta.
(Dan)

Berita terkait

Pulihkan Ekonomi Petani, Sawahlunto Genjot Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang Jadi Sawah dan Kebun Produktif

Pulihkan Ekonomi Petani, Sawahlunto Genjot Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang Jadi Sawah dan Kebun Produktif

Sawahlunto–Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto mulai mengakselerasi pemulihan ekonomi masyarakat tani melalui program Gerakan Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang (Gerak Lekas). Program ini diharapkan mampu menghidupkan kembali lahan pertanian yang rusak akibat aktivitas pertambangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut disosialisasikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3)

Riswan Idris, Rafles
Pastikan Tak Salah Sasaran, KKP Pelototi Kelayakan Calon Penerima Bantuan di Wringinagung

Pastikan Tak Salah Sasaran, KKP Pelototi Kelayakan Calon Penerima Bantuan di Wringinagung

Jember-Spektroom : Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tampaknya tidak ingin kecolongan dalam menyalurkan program bantuan tematiknya tahun ini. Guna memastikan program strategis negara tersebut jatuh ke tangan yang benar-benar berhak dan produktif, kementerian menerjunkan tim khusus untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) secara ketat dan terperinci di Desa Wringinagung, kecamatan Jombang,

Budi Sucahyono, Julianto
Ternak Masih Berkeliaran di Kawasan Wisata Kandi, Pemkot Sawahlunto Mulai Bersikap Tegas demi Jaga Citra Pariwisata

Ternak Masih Berkeliaran di Kawasan Wisata Kandi, Pemkot Sawahlunto Mulai Bersikap Tegas demi Jaga Citra Pariwisata

Sawahlunto–Spektroom : Upaya Pemerintah Kota Sawahlunto menjaga wajah destinasi wisata kembali diuji. Meski telah berulang kali diimbau, keberadaan ternak yang berkeliaran di kawasan wisata Kandi masih menjadi persoalan yang dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung sekaligus mencoreng citra kota yang menyandang status Warisan Dunia UNESCO. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3)

Riswan Idris, Rafles
ссс