Warga Cilacap Keluhkan Bansos Tak Tepat Sasaran, Wapres Gibran Janji Evaluasi Data
Cilacap – Spektroom: Sejumlah warga di Kabupaten Cilacap mengeluhkan penyaluran bantuan sosial yang dinilai belum tepat sasaran. Ada warga yang sebelumnya menerima bantuan, tetapi kini tidak lagi mendapatkannya. Sebaliknya, keluarga yang merasa memenuhi kriteria justru belum pernah tersentuh bantuan pemerintah.
Keluhan tersebut disampaikan langsung kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat bertemu masyarakat di Cilacap. Senin, (26/10/2026).
Warga berharap pemerintah meninjau kembali data penerima bantuan, termasuk penetapan desil kesejahteraan yang menjadi salah satu dasar penyaluran bantuan sosial.
Salah seorang warga mengungkapkan, keluarganya telah lama bekerja sebagai nelayan, tetapi belum pernah mendapatkan bantuan yang dinilai sesuai dengan kondisi ekonominya. Ia juga mengeluhkan perubahan kepesertaan BPJS Kesehatan yang sebelumnya ditanggung pemerintah sekarang menjadi peserta mandiri.
Kondisi tersebut menambah beban keluarga yang harus memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan penghasilan terbatas. Warga berharap pemerintah melakukan pendataan ulang agar bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
Menanggapi keluhan itu, Wapres Gibran Rakabuming Raka mengatakan pemerintah akan menindak lanjuti persoalan ketidak sesuaian data penerima bantuan. Ia meminta warga yang mengalami masalah tersebut menyampaikan informasi agar dapat ditelusuri dan dievaluasi.
Gibran menegaskan, warga yang sebelumnya menerima bantuan tetapi kemudian tidak lagi mendapatkannya, serta keluarga yang belum pernah menerima bantuan meskipun dinilai layak, akan menjadi perhatian pemerintah.
“Yang penting nanti kita bertemu dengan kepala-kepala desa,” ujar Gibran saat merespons keluhan warga.
Ia menjelaskan, setelah kunjungan tersebut, dirinya dijadwalkan berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk kepala desa, untuk memastikan data masyarakat sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Pemerintah akan meninjau kembali kasus-kasus yang dilaporkan agar penyaluran bantuan ke depan lebih tepat sasaran.
Gibran juga meminta masyarakat menunggu proses pemutakhiran data yang sedang berjalan. Namun, warga yang mengalami perubahan status bantuan atau merasa memenuhi kriteria tetapi belum terdaftar diminta melaporkan kondisi tersebut agar dapat ditinjau lebih lanjut.
Keluhan warga itu menjadi catatan penting dalam pelaksanaan program bantuan sosial. Akurasi data penerima diperlukan agar keluarga rentan tidak kehilangan akses terhadap bantuan yang dibutuhkan, termasuk dukungan kesehatan.
Pemerintah diharapkan tidak hanya memperbaiki administrasi pendataan, tetapi juga memastikan perubahan status penerima bantuan dapat dijelaskan secara transparan kepada masyarakat.