Trending

Waspada Angin Kencang Pada Sejumlah Wilayah Maluku Utara, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Waspada Angin Kencang Pada Sejumlah Wilayah Maluku Utara, BMKG Keluarkan Peringatan Dini
Ilustrasi Angin Kencang (Foto:BMKG)

Ternate-Spektroom – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi peningkatan curah hujan di wilayah Provinsi Maluku Utara.

Peringatan yang dirilis pada Senin (27/7/2026) itu berlaku selama sepekan, mulai 27 Juli hingga 2 Agustus 2026.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate Desindra Deddy Kurniawan melalui Forecaster on Duty, Muhamad Dzikir Abdul Fattah, menjelaskan bahwa meski dinamika atmosfer global tidak memberikan pengaruh signifikan, terdapat sejumlah faktor lokal yang berpotensi memicu pembentukan awan hujan.

Faktor tersebut meliputi pola belokan angin, perlambatan dan pertemuan angin, serta anomali suhu muka laut di sekitar Laut Maluku yang meningkatkan kandungan uap air.

Kondisi ini mendukung terbentuknya awan konvektif di sejumlah wilayah Maluku Utara.

"Secara umum cuaca di Maluku Utara selama periode tersebut diprakirakan cerah hingga berawan dengan potensi hujan ringan di beberapa wilayah," ujar Dzikir.

BMKG memprakirakan pada 27-28 Juli sebagian besar wilayah Maluku Utara akan mengalami cuaca cerah berawan disertai angin kencang. Hujan ringan berpotensi terjadi di Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, dan Pulau Taliabu.

Sementara pada 29-30 Juli, cuaca cerah berawan masih mendominasi dengan potensi hujan ringan hingga sedang di Pulau Morotai, Halmahera Timur, Halmahera Selatan, dan Pulau Taliabu.

Adapun pada 31 Juli hingga 2 Agustus, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di Halmahera Timur, Halmahera Tengah, dan Halmahera Selatan.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak turunan cuaca, seperti angin kencang serta potensi bencana hidrometeorologi.

Pemerintah daerah diminta memastikan kesiapan infrastruktur dan sistem pengelolaan sumber daya air, sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menghadapi potensi bencana.

Masyarakat diimbau mengenali potensi risiko di lingkungan masing-masing dengan menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, serta bergotong royong menjaga saluran air.

Sementara itu, nakhoda, motoris, dan pengguna jasa transportasi laut diminta meningkatkan kewaspadaan saat berlayar serta menunda pelayaran apabila kondisi gelombang tinggi demi keselamatan. BMKG juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG.

Berita terkait

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles
Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Batam–Spektroom : Sejumlah Aspirasi masyarakat Kecamatan Gatang disamaikan kepada Walikota Batam terkait pemerataan layanan air bersih, perbaikan infranstruktur jalan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan melalui Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Galang, Nazaruddin, dalam kegiatan silaturahmi bersama RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat di halaman Kantor Camat Galang,

Desmawati, Rafles