Wawako Payakumbuh Lepas Empat GTK Hebat Menuju Ajang Nasional

Wawako Payakumbuh Lepas Empat GTK Hebat Menuju Ajang Nasional
Wawako Payakumbuh, Elzadaswarman lepas 4 GTK Hebat ke tingkat nasional. (Foto: Dok. Pemko Payakumbuh)

Spektroom - Empat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Hebat Payakumbuh yang meraih predikat Terbaik 1 tingkat Sumatera Barat resmi dilepas menuju ajang Apresiasi GTK Hebat 2025 tingkat nasional.

Pelepasan berlangsung di ruang kerja Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, Jumat (21/11/2025) dan dihadiri jajaran Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.

Wawako Elzadaswarman menekankan bahwa keberhasilan empat pendidik ini tidak hanya mencerminkan kualitas individu, tetapi juga keberhasilan tata kelola administrasi pendidikan di tingkat satuan maupun daerah.

“Prestasi para GTK ini menunjukkan bahwa sistem pembinaan, pendampingan, dan administrasi pendidikan di Payakumbuh sudah berjalan pada arah yang benar," kata Wawako Elzadaswarman.

Ia mengingatkan bahwa kompetisi tingkat nasional kerap menuntut kelengkapan dokumen kinerja, rekam jejak inovasi, serta konsistensi pelaksanaan tugas yang menjadi bagian penting dari administrasi pendidikan modern.

“Jaga integritas dan profesionalisme selama mengikuti kegiatan. Semua unsur administrasi, etika, dan kedisiplinan menjadi bagian dari penilaian,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Elzadaswarman membagikan sejumlah tips menghadapi kompetisi nasional. Mulai dari penguatan substansi materi, pemantapan portofolio administrasi, hingga manajemen waktu ketika proses penilaian berlangsung.

Menurutnya, pendidik saat ini tidak hanya dituntut mengajar, tetapi juga mampu mengelola administrasi pembelajaran, merancang inovasi, dan mempresentasikan kinerja secara sistematis.

“Kesungguhan dan kedisiplinan menjadi modal besar. Apa yang Bapak dan Ibu bawa nanti adalah wajah pendidikan Payakumbuh,” ucapnya.

Elzadaswarman berharap, capaian mereka dapat menjadi dorongan bagi satuan pendidikan lain untuk memperkuat administrasi, kualitas pembelajaran, serta inovasi.

“Semoga sukses mengharumkan nama Payakumbuh. Jadikan ini kesempatan untuk menunjukkan bahwa pendidik kita siap bersaing di level yang lebih tinggi,” tutupnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Nalfira, menyebut capaian ini merupakan hasil dari proses pembinaan berjenjang yang dilakukan pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kompetensi GTK.

“Prestasi ini adalah bukti bahwa tata kelola pembinaan GTK di Payakumbuh berjalan baik. Kami akan terus mendampingi hingga kompetisi nasional," katanya.

Empat GTK berprestasi yang mewakili Sumbar tersebut ialah: Nora Martini – Terbaik 1 Kepala TK Dedikatif, TK Arruhama Payakumbuh, Defi Marlitra – Terbaik 1 Kepala SMP Dedikatif, SMPN 2 Payakumbuh.

Kemudian Yani Pinta - Terbaik 1 Guru Dedikatif SMA, SMA Islam Raudhatul Jannah Payakumbuh, dan Muhammad Fadli - Terbaik 1 Tenaga Administrasi Sekolah, SMKN 4 Payakumbuh.

Keempatnya akan bersaing di tingkat nasional sebagai representasi Sumatera Barat pada Apresiasi GTK Hebat 2025. (RRE/MC)

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс