Wawako Sawahlunto Kunker ke Pekanbaru, Pelajari Strategi Pengendalian Belanja Pegawai Sesuai Ketentuan APBD
Pekanbaru-Spektroom : Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah, melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Pekanbaru, Kamis (7/5/2026), dalam rangka mempelajari strategi pengelolaan anggaran belanja pegawai yang ditetapkan maksimal sebesar 30 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Sawahlunto untuk memperkuat tata kelola keuangan daerah yang efektif, efisien, dan selaras dengan kebijakan pemerintah pusat terkait pengendalian belanja daerah.
Setibanya di Pekanbaru, Jeffry Hibatullah disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru di ruang kerja Sekda. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi antardaerah.
Dalam agenda tersebut, kedua pihak membahas berbagai strategi pengendalian belanja pegawai tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik maupun efektivitas kinerja pemerintahan daerah.
Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah, mengatakan kunjungan kerja ini penting dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyesuaikan struktur anggaran dengan regulasi nasional, sekaligus menjaga kesinambungan pembangunan daerah.
“Kami ingin mempelajari praktik dan strategi yang telah diterapkan daerah lain, khususnya Kota Pekanbaru, dalam mengelola komposisi belanja pegawai agar tetap ideal tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat,” ujar Jeffry Hibatullah.
Menurutnya, pengelolaan anggaran yang sehat menjadi salah satu kunci utama dalam mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Keseimbangan antara belanja pegawai, pembangunan infrastruktur, dan pelayanan publik harus dijaga secara proporsional. Karena itu, pemerintah daerah perlu terus berinovasi dalam pengelolaan keuangan agar program pembangunan tetap berjalan optimal,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru menyambut baik kunjungan Pemerintah Kota Sawahlunto dan menilai kolaborasi antardaerah sangat penting dalam menghadapi tantangan tata kelola pemerintahan modern.
Dalam diskusi tersebut juga dibahas sejumlah inovasi pengelolaan keuangan daerah, termasuk strategi efisiensi belanja, optimalisasi program prioritas, serta langkah menjaga kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN) di tengah kebijakan pengendalian anggaran.
Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi sarana pertukaran informasi dan pengalaman antarpemerintah daerah dalam mewujudkan pengelolaan APBD yang lebih akuntabel, transparan, dan berorientasi pada hasil pembangunan.
Pemerintah Kota Sawahlunto berharap hasil kunjungan tersebut dapat menjadi referensi dalam menyusun kebijakan pengelolaan keuangan daerah yang lebih optimal dan berkelanjutan.
Dengan pengelolaan anggaran yang tepat sasaran, pemerintah daerah diharapkan mampu mengarahkan APBD secara lebih proporsional untuk mendukung pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. (Ris1)