Wawali Depok Chandra Rahmansyah Sidak Dandelion Daycare Plus Jalan Kenanga Depok

Daycare

Wawali Depok Chandra Rahmansyah Sidak Dandelion Daycare Plus Jalan Kenanga Depok
Wakil walikota Depok Chandra Rahmansyah didampingi oleh Sekdis Pendidikan, Tati Wijayanti, Kepala Sekolah day care plus-Linda Emelda Malini Manalu dan murid muridnya. Kamis (25/06/2016 foto Dok Spekstroom/wis)

Depok - Spektroom : Wakil Walikota Depok, Chandra Rahmansyah, melakukan kunjunga inspeksi mendadak ke TPA Dandelion Daycare Plus, Jalan Kenanga, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas.

Kunjungan ini untuk memastikan daycare yang melayani anak para pekerja commuter itu sudah berizin dan memenuhi standar pelayanan.

"Depok ini banyak sekali warga yang commuter, sehingga daycare lebih banyak di Kota Depok. Kunjungan kami untuk memastikan sesuai standar yang ada, memiliki izin dan dipastikan pelayanannya juga sesuai standar yang diharuskan," kata Chandra saat sidak, Senin (23/06/2026) .

Ia mengimbau seluruh daycare di Depok segera mengurus perizinan. Orang tua juga diminta teliti sebelum menitipkan anak.

Kepada warga Kota Depok untuk melihat dulu sebelum menitipkan anak, apakah izinnya sudah ada, standar-standar sudah terpenuhi. Jangan sungkan datang dulu konsultasi ke Pemda Depok, Dinas Pendidikan, atau pimpinan wilayah setempat, ada pak camat, untuk memastikan apakah daycare ini sudah punya izin.

Wakil walikota Depok Chandra Rahmansyah didampingi oleh Sekdis Pendidikan, Tati Wijayanti, Kepala Sekolah Day care Plus, Linda Emelda Malini Manalu

Yang belum ada izin sudah kita petakan untuk kita dorong mengurus perizinannya. Tapi nanti kita minta, apabila dalam sekian waktu belum ada juga perizinannya dan tidak menginduk ke daycare yang ada, kami tidak segan untuk ditutup supaya tidak terjadi lagi.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Depok, Tati Wijayanti, menyebut saat ini ada sekitar 40 daycare di Kota Depok yang sudah berizin.

Kepala Sekolah Dandelion Daycare Plus, Linda Emelda Malini Manalu, menjelaskan sekolah yang dipimpinnya, berdiri 2014 dan kini membimbing 36 anak.

Usia 3 bulan sampai 6 tahun, operasional jam 06.30 pagi sampai 18.00 sore. Rata-rata orang tua bekerja dua-duanya, jadi jam datang-jemput menyesuaikan.

Untuk konsumsi, daycare menyediakan juru masak sendiri. "Makanan pagi, siang, sore untuk usia 1-6 tahun dimasak di sini. Kurikulum, menggunakan Kurikulum Nasional PAUD dengan pendekatan active learning" Belajar sambil bermain.

Untuk usia mau SD ada kegiatan membaca-menulis tapi tidak drilling. Sesuai minat anak, satu kelompok bisa beda kemampuan.

Dandelion Daycare Plus sudah mengantongi izin operasional, Akreditasi A dari Kemendikdasmen, dan Akreditasi Paripurna dari Kemen PPPA sebagai Taman Asuh Sayang Anak/TASA. (wis).

Berita terkait

Kejari Kuansing Tegaskan Pendampingan Hukum Proyek Astaka MTQ Bukan Untuk Melindungi Kontraktor

Kejari Kuansing Tegaskan Pendampingan Hukum Proyek Astaka MTQ Bukan Untuk Melindungi Kontraktor

Teluk Kuantan-Spektroom : Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuantan Singingi menegaskan bahwa pembangunan Astaka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang saat ini tengah berlangsung masih berada dalam masa pelaksanaan kontrak dan belum melewati batas waktu yang telah ditetapkan. Proyek tersebut memiliki masa kontrak terhitung sejak 31 Maret hingga 27 Agustus 2026, sehingga seluruh proses

Salman Nurmin, Rafles
Sejuk Asri,Wakil Wali Kota Sawahlunto bersama Kapolda Sumbar Tanam 200 Pohon di Lahan Bekas Tambang, Dorong Percepatan Reklamasi

Sejuk Asri,Wakil Wali Kota Sawahlunto bersama Kapolda Sumbar Tanam 200 Pohon di Lahan Bekas Tambang, Dorong Percepatan Reklamasi

Sawahlunto–Spektroom : Upaya pemulihan lingkungan di kawasan bekas pertambangan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta bersama Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah melaksanakan penanaman pohon dalam program Polda Sumbar "Sejuk Asri" di lahan bekas tambang PT Guguak Tinggi Coal (GTC)

Riswan Idris, Rafles