Trending

YIA Resmi Jadi Embarkasi dan Debarkasi Haji Mulai 2026

YIA Resmi Jadi Embarkasi dan Debarkasi Haji Mulai 2026
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sleman,Suryana,S.Ag,M.SI usai diwawancarai spektroom.(Foto: Fatmawati)

Spektroom - Mulai tahun 2026 Bandara Internasional Yogyakarta (Yogyakarta International Airport/YIA) resmi ditetapkan sebagai embarkasi dan debarkasi haji. Penetapan tersebut berdasarkan Keputusan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2025.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sleman, Suryana, S.Ag., M.Si., menyampaikan hal tersebut saat bersilaturahmi dengan perwakilan media online yang tergabung dalam IWO Indonesia Kabupaten Sleman, Selasa (13/1/2026).

Suryana menjelaskan, guna menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji musim 1447 H/2026, Kanwil Kementerian Haji dan Umrah DIY bersama pemerintah kabupaten/kota serta seluruh pemangku kepentingan telah menyiapkan berbagai langkah strategis, mulai dari sosialisasi hingga simulasi pemberangkatan.

Pada musim haji 2026, calon jamaah asal Daerah Istimewa Yogyakarta akan digabung dengan jamaah dari wilayah eks Karesidenan Kedu, meliputi Kabupaten Magelang, Kota Magelang, Kabupaten Temanggung, Purworejo, dan Kebumen. Seluruh jamaah akan menggunakan satu embarkasi dan debarkasi berbasis hotel, yakni Hotel Ibis dan Novotel di Kulonprogo yang berlokasi dekat dengan YIA.

Total jamaah yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi/Debarkasi Kulonprogo sebanyak 3.748 orang. Dari jumlah tersebut, 1.428 jamaah berasal dari Kabupaten Sleman.

“Langkah awal yang sudah kami lakukan meliputi validasi data jamaah, sosialisasi, serta simulasi. Model pemberangkatan haji berbasis hotel ini merupakan yang pertama kali diterapkan di Indonesia, dan Yogyakarta menjadi daerah percontohan,” ujar Suryana.

Rencananya, pemberangkatan jamaah haji Embarkasi Yogyakarta akan dimulai pada 22 April 2026 melalui 26 kelompok terbang (kloter) dengan penerbangan langsung menuju Tanah Suci.
Suryana menambahkan, seluruh jamaah yang akan berangkat telah melalui tahapan pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan lolos istitha’ah oleh Dinas Kesehatan sesuai standar dan regulasi yang berlaku.

“Istitha’ah mencakup kesiapan fisik, mental, finansial, serta aspek keamanan jamaah. Penetapan kelayakan ini mengikuti ketentuan yang disepakati Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi,” jelasnya.

Sesuai regulasi tahun ini, usia minimal calon jamaah haji adalah 13 tahun. Sementara itu, jamaah tertua asal Sleman tercatat berusia 95 tahun. Suryana berharap seluruh calon jamaah haji musim 2026 dapat mempersiapkan diri dengan baik.

“Jaga kesehatan, rutin berolahraga, dan perhatikan pola makan agar ibadah haji dapat dilaksanakan dengan sehat, aman, dan lancar,” pesannya.

Dengan mengusung tagline “Dari Tanah Istimewa Menuju Tanah Suci”, jamaah haji Embarkasi dan Debarkasi Yogyakarta siap menunaikan rukun Islam kelima. (Fatmawati)

Berita terkait

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP
Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles