20.322 Keluarga Penerima Manfaat di Bangsalsari Terima Bantuan Pangan 30 kg Beras

20.322 Keluarga Penerima Manfaat di Bangsalsari Terima Bantuan Pangan 30 kg Beras
Suasana pengambilan bantuan pangan di kecamatan Bangsalsari, kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (02/09/2026) (Foto Diskominfo Jember)

Jember-Spektroom : Guna menjaga ketahanan pangan keluarga, meringankan beban pengeluaran warga, serta mengendalikan inflasi. Pemkab Jember, bersama pemerintah kecamatan, hingga kelurahan/desa kembali menyalurkan bantuan pangan tahap III berupa 30 kilogram beras kepada setiap keluarga penerima manfaat (KPM) pada Rabu (02/09/2026). 

20.322 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, menerima 30 kg per KPM pada penyaluran tahap III yang dilaksanakan di tiga desa, yakni Desa Curahkalong, Desa Tisnogambar dan Desa Petung. Proses penyaluran diberikan kepada masyarakat penerima manfaat sesuai data yang telah ditetapkan.

Program bantuan pangan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Setiap penerima manfaat pada tahap III mendapatkan bantuan sebanyak 30 kilogram beras.

Penyaluran bantuan pangan di Kecamatan Bangsalsari dilakukan secara bertahap. Berdasarkan perkembangan di lapangan, penyaluran tahap I telah selesai, sementara penyaluran tahap II masih sebagian berproses.

Di sisi lain, penyaluran tahap III masih terus berjalan, khususnya di Desa Curahkalong, Tisnogambar dan Petung.

Dengan pelaksanaan secara bertahap tersebut, pemerintah bersama pihak terkait terus melakukan pendampingan agar proses distribusi bantuan dapat berjalan tertib dan sesuai dengan data penerima manfaat.

Ketua PKH Kecamatan Bangsalsari, Abdul Majid, menjelaskan, jumlah penerima manfaat bantuan pangan di Kecamatan Bangsalsari mencapai 20.322 penerima.

Dengan alokasi bantuan sebesar 30 kilogram beras untuk setiap penerima manfaat pada tahap III, total bantuan beras yang disalurkan mencapai sekitar 609,66 ton.

“Untuk Kecamatan Bangsalsari, jumlah penerima manfaat bantuan pangan sebanyak 20.322 penerima,” jelas Abdul Majid. Rabu (02/09/2026)

Sementara itu, Kecamatan Bangsalsari melalui Kasi PMKS Novi Arifiani, S.T., M.T., terus mendorong agar proses penyaluran bantuan pangan di seluruh desa dapat berjalan dengan tertib dan tepat sasaran.

”Penyaluran memang agak lambat, karena jumlah penerima dan bantuan yang disalurkan sangat banyak, jadi perlu disalurkan secara bertahap, selain biar tidak terjadi desak-desakan juga biar penyalurannya tepat sesuai data yang ada," kata Novi.

Ia juga menghimbau agar masyarakat yang belum menerima untuk bersabar menunggu giliran, "Bagi yang sudah dapat undangan namun masih menunggu giliran harap bersabar, semua pasti dapat," imbuh Novi.

Bantuan pangan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Pemerintah desa dan seluruh pihak yang terlibat juga diharapkan dapat memastikan proses penyaluran berlangsung sesuai ketentuan dan data penerima yang tersedia. (budi)

Berita terkait

WALHI Desak Pencabutan Izin 14 Konsesi yang Terbakar

WALHI Desak Pencabutan Izin 14 Konsesi yang Terbakar

Pontianak-Spektroom : Di saat jutaan warga Kalimantan Barat kembali menghirup udara yang tercemar asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sorotan tajam mengarah ke kawasan konsesi perusahaan yang diduga menjadi lokasi berulangnya kebakaran. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Kalimantan Barat mendesak Pemerintah Provinsi Kalbar mengambil langkah tegas terhadap perusahaan-perusahaan yang arealnya terbakar.

Apolonius Welly, Rafles