Alesha Ayudia Inara, Sumbang Medali Perak Untuk Gokasi Riau

Alesha Ayudia Inara, Sumbang Medali Perak Untuk Gokasi Riau
Atlet Karate Gokasi Riau Alesha Ayudia Inara, saat menerima Medali di Kejuaraan Karate Gokasi Tingkat Nasional. (Foto: Dok. Gokasi)

Spektroom - Atlet karate Gokasi Riau, Alesha Ayudia Inara, berhasil mencuri perhatian pada Kejuaraan antar atlet Karate Gokasi Tahun 2026 yang digelar di GOR Sport Center Muara Bulian 17-18 Januari 2026, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi. Pada ajang tersebut, Alesha sukses menyumbangkan medali perak pada nomor kumite kelas -35 kilogram pemula putri.

Prestasi Alesha menjadi bagian dari capaian gemilang kontingen Gokasi Riau yang menurunkan 13 atlet. Secara keseluruhan, Gokasi Riau berhasil memborong sejumlah medali dari berbagai nomor yang dipertandingkan, sekaligus menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar Best of The Best Junior Putra.

Kontingen Gokasi Riau dipimpin oleh Manajer Tim Liverpol dan didampingi Pelatih Serda Adriyal serta Praka Fhany Efredy Andriano. Selain mempertandingkan nomor kata dan kumite, juga dirangkai dengan kegiatan refreshing wasit nasional yang dipimpin oleh Serma ST Lubis bersama Fandi Gunawan.

Ketua Komisi Teknik Gokasi Riau, Sensei ST Lubis, menilai keberhasilan Alesha sebagai indikator positif hasil pembinaan atlet usia dini dan pemula di Provinsi Riau.

Menurutnya, persaingan pada kelas pemula berlangsung sangat ketat dengan kehadiran atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah.

“Medali perak yang diraih Alesha membuktikan bahwa atlet pemula Gokasi Riau mampu bersaing di tingkat nasional. Ini menjadi modal penting untuk pembinaan berkelanjutan ke depan,” ujar ST Lubis kepada awak Media, Senin (19/1/26).

Selain Alesha, sejumlah atlet Gokasi Riau juga berhasil meraih prestasi. Sonia meraih juara 1 kumite kelas -30 kilogram prapemula putri serta juara 2 nomor kata prapemula putri. Lukas Natio Situmorang menyabet juara 1 kumite kelas -55 kilogram junior putra sekaligus meraih gelar Best of The Best Junior Putra. Sementara itu, Bicart meraih juara 2 kumite kelas +50 kilogram pemula putra.

Medali perunggu turut diraih oleh Qisty pada kumite kelas -25 kilogram pra usia dini putri, Tina di kelas +45 kilogram pemula putri, Wawa di kelas -47 kilogram pemula putri, Irgi di kelas -55 kilogram junior putra, serta Berlian di kelas -68 kilogram junior putra.

Prestasi yang diraih Alesha Ayudia Inara bersama para atlet lainnya diharapkan dapat menjadi motivasi dalam memperkuat pembinaan karate Gokasi Riau sekaligus memperkokoh posisi Provinsi Riau dalam peta prestasi karate nasional. (SN/MCR)

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс