Anggaran 2 Badan Baru yang Dibentuk Prabowo Telah Disiapkan Menkeu

Anggaran  2 Badan Baru yang Dibentuk Prabowo Telah Disiapkan Menkeu
Menteri Keuangan Srimulyani Indrawati ( by instagram menkeu)

Spektroom - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan akan menyiapkan anggaran untuk dua badan baru yang dibentuk Presiden Prabowo Subianto. Dua badan baru tersebut yakni Badan Otorita Pengelola Tanggul Laut Pantura Jawa dan Badan Industri Mineral.

Presiden Prabowo pun sudah melantik kepala dan wakil kepala badan di Istana Negara pada Senin (25/8/2025). "Kalau sudah dibentuk, pasti nanti ada turunannya," kata Sri Mulyani di Jakarta usai peresmian RS Otak oleh Presiden, Selasa ( 26/8/2025)

Sri Mulyani memastikan, anggaran dua badan itu pasti dipenuhi. Namun, ia tidak menjawab gamblang pos anggaran mana saja yang bakal berubah dan dialihkan ke badan baru tersebut.
Ya kalau badan baru terbentuk dipenuhi nanti," ucap dia.

Mensesneg Prasetyo hadi saat memberi keterangan pers di Istana ( foto : tangkapan layar video setneg)

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan, dua badan baru tersebut dibentuk lantaran urgensi atas kebutuhan negara. Negara perlu memulai pembangunan tanggul laut untuk kemaslahatan bersama. Negara juga perlu mengeksplorasi mineral mengingat Indonesia kaya dengan sumber daya alam.

Adapun penunjukan dua orang sebagai Wakil Kepala Badan Otorita bukan tanpa alasan. Prasetyo bilang, dua orang itu ditunjuk untuk mewakili masing-masing pihak, yakni Danantara dan pihak pemerintah. "Maka kita membutuhkan satu yang mewakili Danantara. Kemudian satu juga di situ mewakili pemerintah dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri," kata Prasetyo di Istana Kepresidenan.

Prasetyo menjabarkan, perwakilan Danantara diperlukan karena di dalamnya bakal terdapat sejumlah pengelolaan, perencanaan, hingga pembangunan.

Sementara itu, pihak pemerintah diperlukan karena pembangunannya melintas di lima provinsi. "Bicara itara Jawa, ia akan berada di kurang lebih lima provinsi di Pulau Jawa. Jadi lebih pada masalah kebutuhan, enggak ada tafsir mengenai jumlah,"  ucapnya.

Berita terkait

UMKM Kalteng Didorong Lindungi Merek dan Karya, KI Jadi Penguat Daya Saing Produk Lokal

UMKM Kalteng Didorong Lindungi Merek dan Karya, KI Jadi Penguat Daya Saing Produk Lokal

Palangka Raya-Spektroom: Perlindungan Kekayaan Intelektual (KI) dinilai menjadi bagian penting dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), tidak hanya untuk memberikan kepastian hukum, tetapi juga menjaga identitas produk sekaligus meningkatkan nilai ekonominya. Karena itu, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah terus mendorong pelaku UMKM memahami dan memanfaatkan layanan KI

Polin, Buang Supeno
Forum Puspa Tapin Mati Suri, DP3A Kejar Pembentukan Pengurus Baru

Forum Puspa Tapin Mati Suri, DP3A Kejar Pembentukan Pengurus Baru

Banjarmasin-Spektroom : Forum Partisipasi Publik untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Forum Puspa) Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, yang selama ini tidak aktif, akan dihidupkan kembali. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Tapin mulai memetakan calon pengurus dari berbagai unsur masyarakat. Kepala DP3A Kabupaten Tapin Mursidah mengatakan langkah tersebut diawali dengan

Junaidi, Buang Supeno
IWO Landak Tanam 250 Bibit Buah di Riam Angan, Jurnalis Tak Cuma Memberitakan Kerusakan Hutan

IWO Landak Tanam 250 Bibit Buah di Riam Angan, Jurnalis Tak Cuma Memberitakan Kerusakan Hutan

Landak - Spektroom – Wartawan tak ingin hanya menjadi penonton ketika hutan dan lingkungan terus menghadapi ancaman kerusakan. Dari kawasan wisata Riam Angan, Desa Angan Tembawang, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, Ikatan Wartawan Online (IWO) Landak memilih turun tangan. Sebanyak 250 bibit tanaman buah diserahkan UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah Landak

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс