Bekali 432 Paralegal Baru, Kemenkum Sumbar Hadirkan Solusi Hukum hingga ke Nagari

Bekali 432 Paralegal Baru, Kemenkum Sumbar Hadirkan Solusi Hukum hingga ke Nagari
Kakanwil Kemenkum Sumbar, Dr. Alpius Sarumaha membuka pelatihan paralegal bagi Posbankum yang diikuti 432 peserta. (Foto: Humas Kemenkum Sumbar)

Padang - Spektroom : Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sumatera Barat tancap gas melahirkan agen-agen baru pembela keadilan.

Kepala Kantor Wilayah, Dr. Alpius Sarumaha, memimpin acara Pembukaan Pelatihan Paralegal bagi Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Desa/Kelurahan/Nagari. Sebanyak 432 peserta yang terdiri dari unsur masyarakat dan mahasiswa siap dibekali ilmu untuk menjadi garda terdepan bantuan hukum di wilayah masing-masing.

Ratusan calon paralegal ini berasal dari empat wilayah strategis, yakni Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Pesisir Selatan, dan Pasaman Barat. Dr. Alpius Sarumaha menekankan bahwa paralegal memiliki peran vital sebagai jembatan antara masyarakat dengan layanan hukum negara.

"Paralegal bukan sekadar pembantu administratif, mereka adalah agen edukasi yang menghadirkan layanan hukum mudah, cepat, dan tepat sasaran bagi warga Nagari," tuturnya.

Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Pembudayaan Hukum dan Bantuan Hukum, Constantinus Kristomo, S.S., M.H.

Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa paralegal adalah perpanjangan tangan negara untuk mewujudkan keadilan sosial yang inklusif. Melalui kurikulum yang komprehensif—mulai dari teknik mediasi hingga mekanisme rujukan perkara—peserta diharapkan mampu mendorong penyelesaian masalah hukum di tingkat lokal melalui pendekatan yang lebih humanis.

Partisipasi aktif ratusan peserta ini menjadi angin segar bagi penguatan budaya hukum di Sumatera Barat. Kemenkum Sumbar optimis, pelatihan ini akan melahirkan sumber daya manusia yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat kecil.

Langkah ini merupakan bukti nyata dedikasi Kemenkum dalam memastikan setiap warga negara mendapatkan perlindungan hukum dan hak-hak konstitusionalnya. RRE/Rel)

Berita terkait

Pemerintah Dinilai Abai Atasi Karhutla Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Class Action

Pemerintah Dinilai Abai Atasi Karhutla Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Class Action

Pontianak - Spektroom : Gelombang gugatan terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat akhirnya bergulir ke meja hijau.Di tengah kabut asap yang telah berpekan-pekan menyelimuti wilayah ini, sejumlah organisasi masyarakat dan warga terdampak resmi menggugat pemerintah melalui mekanisme class action atau gugatan perwakilan kelompok. Tim Hukum Nafas

Apolonius Welly, Afrizal Aziz
Pendidikan diarahkan untuk meningkatkan kecerdasan ,harkat dan martabat bangsa.

Pendidikan diarahkan untuk meningkatkan kecerdasan ,harkat dan martabat bangsa.

Makasar - Spektroom : Pendidikan merupakan faktor strategis dalam pembangunan suatu bangsa,karena dengan pendidikan yang berkualitas dapat menghasilkan Sumber Daya Manusia yang memiliki kemampuan intelektual,keterampilan,serta karakter yang kuat. Bukan itu saja Pendidikan selain sebagai sarana transfer pengetahuan juga sebagai proses pembentukan nilai,sikap dan keperibadian yang menjadi dasar

Yahya Patta, Bian Pamungkas
Bupati Hj. Kasmarni Pimpin Upacara Harhubnas 2026, Tekankan Pentingnya Keselamatan Transportasi

Bupati Hj. Kasmarni Pimpin Upacara Harhubnas 2026, Tekankan Pentingnya Keselamatan Transportasi

Bengkalis-Spektroom : Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, S.Sos., M.MP., bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026, di Halaman Kantor Bupati Bengkalis, Kamis (17/9/2026). Dalam upacara tersebut, Bupati Kasmarni membacakan pidato tertulis Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, yang mengajak seluruh insan perhubungan untuk terus

Salman Nurmin, Rafles
ссс