Trending

Belajar Tak Hanya di Kelas, 106 Siswa SD Kristen Imanuel 2 Pontianak Jelajahi Kapal Perang TNI AL

Belajar Tak Hanya di Kelas, 106 Siswa SD Kristen Imanuel 2 Pontianak Jelajahi Kapal Perang TNI AL
Para pelajar SD Kristen Emanuel

Pontianak - Spektroom : Rasa ingin tahu menjadi pintu bagi anak-anak untuk mengenal dunia yang lebih luas. Sebanyak 106 siswa SD Kristen Imanuel 2 Pontianak merasakan pengalaman belajar berbeda saat mengunjungi Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Karotang di Satuan Kapal Patroli (Satrol) Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) XII, Kota Pontianak, Selasa (27/10/2026).

Didampingi delapan guru, para siswa tidak hanya melihat dari dekat kapal perang, tetapi juga diajak mengenal kehidupan prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL), memahami pentingnya laut bagi Indonesia, serta belajar tentang kedisiplinan dan cinta Tanah Air.

Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi para siswa untuk melihat secara langsung hal-hal yang selama ini mungkin hanya mereka kenal melalui buku pelajaran.

Kadispen Kodaeral XII Kalbar, Letkol Laut (T) Endro Wahyu Wibowo, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk menanamkan wawasan kebaharian dan semangat nasionalisme kepada anak-anak sejak usia dini.

“Melalui kegiatan ini, para siswa diperkenalkan pada peran strategis TNI AL dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah laut Indonesia,” ujarnya.

Menurut Endro, laut bukan sekadar bentang alam yang memisahkan pulau-pulau, melainkan kekayaan nasional yang memiliki peran penting bagi kehidupan dan masa depan bangsa.

Karena itu, pengenalan dunia maritim sejak bangku sekolah dasar diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap laut Indonesia.

Mengenal Kapal Perang dan Arti Kedisiplinan

Dalam kegiatan tersebut, para siswa menerima materi Peraturan Baris Berbaris (PBB), wawasan kebaharian, serta pengenalan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AL.

Mereka juga diperkenalkan dengan sarana pertahanan maritim, termasuk Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan Kapal Angkatan Laut (KAL), beserta perannya dalam mendukung tugas TNI AL menjaga wilayah perairan Indonesia.

Materi baris-berbaris menjadi bagian penting dari pembelajaran. Melalui pengenalan dasar PBB, siswa diajak memahami arti disiplin, ketertiban, kepatuhan terhadap aturan, dan tanggung jawab.

Nilai-nilai tersebut tidak hanya dibutuhkan dalam lingkungan militer, tetapi juga penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.

Sementara itu, materi kebaharian memperluas pemahaman siswa tentang Indonesia sebagai negara kepulauan dengan kekayaan laut yang melimpah. Kesadaran ini diharapkan menjadi bekal untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan laut.

Bagi para siswa, belajar langsung di lingkungan TNI AL menghadirkan pengalaman yang berbeda dari pembelajaran di ruang kelas. Mereka dapat mengenal lebih dekat dunia pertahanan maritim sekaligus memahami bahwa menjaga laut merupakan tanggung jawab bersama.

Kodaeral XII berharap kegiatan edukasi tersebut dapat meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai tugas dan peran TNI AL, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap laut dan bangsa Indonesia.

Melalui pengalaman belajar di kapal perang, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, memiliki wawasan maritim, dan peduli terhadap kelestarian kekayaan laut Indonesia.

Sebab, mengenalkan laut kepada anak-anak sejak dini bukan hanya tentang memperlihatkan kapal perang, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa masa depan Indonesia sebagai negara kepulauan turut bergantung pada kepedulian generasi penerusnya. (Sumber: Dispen Kodaeral XII/TRN-Red)

Berita terkait

Fairid Naparin: Keterbukaan Informasi Harus Dirasakan Langsung Masyarakat

Fairid Naparin: Keterbukaan Informasi Harus Dirasakan Langsung Masyarakat

Palangka Raya-Spektroom: Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menegaskan keterbukaan informasi publik tidak cukup sebatas menyediakan dokumen dan kanal informasi pemerintah. Masyarakat harus memperoleh akses yang mudah, pelayanan yang jelas, serta informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Penegasan itu disampaikan Fairid saat mempresentasikan pelaksanaan keterbukaan informasi publik dalam Monitoring dan Evaluasi

Polin, Buang Supeno
Dinsos PPPA Jember Matangkan Verifikasi PPE, Perkuat Sinergi Lintas OPD

Dinsos PPPA Jember Matangkan Verifikasi PPE, Perkuat Sinergi Lintas OPD

Jember - Spektroom: Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember memperkuat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memastikan kesiapan menghadapi verifikasi lapangan Penganugerahan Parahita Ekapraya (PPE) 2024–2025. Upaya ini dilakukan setelah Jember meraih nilai administrasi 952, meningkat dari kategori Pratama dengan nilai 500–600 pada

Budi Sucahyono, Buang Supeno