Bentuk Dua Tim Strategis, Bidang AHU Kemenkum Sumbar Siap Akselerasi Layanan Publik

Bentuk Dua Tim Strategis, Bidang AHU Kemenkum Sumbar Siap Akselerasi Layanan Publik
Rapat rencana kerja Bidang AHU Kemenkum Sumbar. (Foto: Humas Kemenkum Sumbar)

Spektroom - Memasuki hari-hari pertama di tahun 2026, Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkum Sumbar langsung memanaskan mesin organisasi.

Pada Rabu, (7/1/2026), Kepala Bidang Pelayanan AHU, Febriandi, memimpin rapat rencana kerja sekaligus meresmikan pembentukan dua tim strategis yang akan menjadi ujung tombak pelayanan hukum sepanjang tahun ini.

Bertempat di Kantor Wilayah, rapat ini bertujuan menyelaraskan langkah demi memberikan kepastian hukum yang lebih cepat bagi masyarakat Sumatera Barat.

Dua tim besar pun resmi dibentuk. Tim I yang dikomandoi oleh Marisa akan fokus mengurusi hal-hal krusial seperti kenotariatan, kewarganegaraan, hingga beneficial owner.

Sementara itu, Tim II di bawah arahan Arif Enda Susilo akan bergerak lincah menangani layanan Apostille, legalisasi, pendaftaran badan usaha, hingga urusan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).

Pembagian ini dirancang agar setiap detail kebutuhan hukum masyarakat memiliki penanggung jawab yang spesifik dan ahli di bidangnya.

Namun, ada pesan unik yang ditekankan oleh Febriandi dalam arahannya. Ia mengibaratkan kerja jajaran AHU seperti sebuah tim sepak bola. Bagi beliau, tidak boleh ada ego sektoral atau "sekat" antar tim.

"Kita ini satu tim. Terciptanya 'gol' atau keberhasilan pelayanan adalah hasil kerja sama dari semua lini, mulai dari pertahanan hingga penyerang. Kalau ada kawan yang kesulitan di lapangan, yang lain wajib bantu," ujar Febriandi dengan semangat yang menular kepada seluruh peserta rapat.

Dengan semangat tanpa sekat tersebut, Kemenkum Sumbar berkomitmen untuk terus membuka jalur komunikasi aktif, baik antar pegawai maupun kepada pimpinan.

Hal ini dilakukan agar setiap kendala teknis di lapangan bisa segera dicarikan solusinya secara bersama-sama. Sebagai tindak lanjut, kedua tim akan segera menyusun rencana aksi yang lebih detail untuk memastikan bahwa layanan AHU di tahun 2026 ini berjalan lebih optimal, transparan, dan tentunya makin memudahkan masyarakat. (RRE)

(Sumber: Humas Kemenkum Sumbar)

Berita terkait

Normalisasi Sungai Pasca Bencana Sumatera Dipercepat  Melalui Sinergitas Lintas Sektor

Normalisasi Sungai Pasca Bencana Sumatera Dipercepat  Melalui Sinergitas Lintas Sektor

Jakarta – Spektroom : Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan normalisasi sungai di Sumatera pasca bencana bisa dipercepat dengan sinergi lintas sektor. Penegasan tersebut disampaikan Menteri Dody saat menghadiri Rapat Koordinasi Tingkat Menteri di Jakarta,Kamis (18/6/2026) Dalam rapat tersebut, Menteri Dody menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung

Nurana Diah Dhayanti
Pemko Tanjungpinang dan KKP Matangkan Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Kampung Bugis

Pemko Tanjungpinang dan KKP Matangkan Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Kampung Bugis

Tanjungpinang - Sepektroom : Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menerima kunjungan Tim Survei Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia di Ruang Rapat Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Kamis (18/6/2026). Kunjungan ini membahas rencana penetapan kawasan Kampung Bugis sebagai lokasi Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Mewakili Wali Kota Tanjungpinang, Sekretaris

Desmawati