BKMT Kota Bukittinggi Gelar Pertemuan Khusus, Bahas Hunian Tetap Korban Musibah Hingga Pembentukan Panitia Raker I 2026

BKMT Kota Bukittinggi Gelar Pertemuan Khusus, Bahas Hunian Tetap Korban Musibah Hingga Pembentukan Panitia Raker I 2026
Penyerahan bantuan uang muka rumah dari PD BKMT Kota Bukittinggi kepada pelaksana pembangunan rumah. (Foto: Roza/Spektroom)

Spektroom - Pimpinan Daerah Badan Kontak Majelis Taklim (PD BKMT) Kota Bukittinggi menggelar pertemuan bulanan khusus pada Rabu, (21/1/2026).

Kegiatan ini berlangsung di Rumah Ustadz H. Syamsul Bahri, Perumahan RS Madina, Halalang Jorong Kambiang Tujuah, Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam.

Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda penting, diantaranya rencana pembangunan rumah hunian tetap bagi masyarakat korban musibah, penetapan reshuffle kepengurusan PD BKMT Kota Bukittinggi, evaluasi dan penetapan kegiatan bulanan Januari 2026, serta pembentukan Panitia Rapat Kerja (Raker) I PD BKMT Kota Bukittinggi Tahun 2026.

Ketua PD BKMT Kota Bukittinggi, H. Syamsul Bahri, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang hadir dan terus berkomitmen menggerakkan program-program BKMT, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga kepedulian sosial.

“Terima kasih atas kehadirannya. BKMT Kota Bukittinggi tidak hanya memiliki program rutin dan program unggulan, tetapi juga program kepedulian sosial yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan di tengah masyarakat. Alhamdulillah, BKMT selalu hadir memberikan dukungan kepada sanak saudara kita yang ditimpa musibah, mulai sejak musibah terjadi hingga hari ini,” tuturnya.

Ia menjelaskan, dana sumbangan yang dihimpun dari permata-permata Majelis Taklim Kota Bukittinggi, pertemuan tingkat kecamatan, serta pertemuan gabungan kota, sesuai dengan niat para jamaah, diperuntukkan bagi pembangunan hunian tetap bagi masyarakat yang terdampak musibah dan sangat membutuhkan.

Pada kesempatan tersebut, Majelis Taklim Kota Bukittinggi secara bersama-sama menyerahkan dana sebesar Rp30 juta sebagai uang muka (DP) awal pembangunan satu unit rumah bagi korban musibah.

“Hari ini kita serahkan tiga puluh juta rupiah sebagai DP awal pembangunan satu unit rumah bagi masyarakat yang terkena musibah. Ini merupakan kerja sama BKMT dengan ASPHEN. Selanjutnya kami serahkan sepenuhnya kepada ASPHEN Bukittinggi untuk mengeksekusi pembangunan rumah tersebut.

Kita berharap pembangunan dapat selesai sebelum Ramadan. Selain pembangunan rumah, Insyaallah BKMT Kota Bukittinggi juga siap mendukung program-program Ramadhan di daerah musibah, seperti Dapur Ramadhan yang direncanakan ASPHEN,” lanjutnya.

Sementara itu, Pimpinan ASPHEN Bukittinggi, Zulfamiadi, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan semangat kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh Jama'ah BKMT Kota Bukittinggi.

“Kami baru saja menerima amanah berupa DP awal pembangunan hunian tetap bagi masyarakat yang tertimpa musibah sebagai bagian dari MoU BKMT dengan ASPHEN. Insyaallah kami akan amanah membangun hunian tetap dari dana yang terhimpun dari jamaah Majelis Taklim Kota Bukittinggi. Kami mendoakan seluruh jamaah BKMT yang telah dan akan menyumbang, semoga dijauhkan dari musibah, diberikan keberkahan harta, serta kebahagiaan lahir dan batin oleh Allah SWT,” ungkapnya.

Melalui pertemuan ini, PD BKMT Kota Bukittinggi menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam kegiatan keagamaan sekaligus penguatan nilai-nilai kepedulian sosial sebagai wujud nyata pengamalan hasil pengajian di tengah masyarakat. (RRE/Roza)

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс