Cahaya Obor di Ngabang, Tradisi yang Menyatukan Warga Sambut Ramadan

“Tradisi pawai obor ini sudah lama dilakukan masyarakat Ngabang sebagai bentuk penyambutan Ramadan. Kami akan terus mempertahankan tradisi ini,” ujar Karolin.

Cahaya Obor di Ngabang, Tradisi yang Menyatukan Warga Sambut Ramadan
Suasana Pawai obor sambut Ramadhan di Landak. Bupati Karolin dan forkopimda turut berpawai menelusuri jalan Raya utama kota Ngabang. Foto: Sartiman

Spektroom – Malam di Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, berubah hangat oleh nyala ratusan obor yang bergerak perlahan menyusuri jalan utama kota, Selasa malam (17/02/2026). Cahaya api itu bukan sekadar penerang gelap, tetapi simbol sukacita warga menyambut 1 Ramadan 1447 Hijriah.

Di depan Pesantren Nurul Islam, langkah demi langkah warga dilepas langsung oleh Bupati Landak, Karolin Margret Natasa. Ia berdiri di tengah kerumunan, menyaksikan anak-anak hingga orang tua menggenggam obor dengan wajah sumringah.

“Tradisi pawai obor ini sudah lama dilakukan masyarakat Ngabang sebagai bentuk penyambutan Ramadan. Kami akan terus mempertahankan tradisi ini,” ujar Karolin.

Barisan pawai bergerak perlahan. Anak-anak berjalan berdampingan dengan orang tua mereka. Remaja saling bercanda, sementara warga yang tak ikut berjalan berdiri di tepi jalan, mengabadikan momen dengan ponsel atau sekadar melambaikan tangan. Aroma asap obor bercampur dengan udara malam, menghadirkan suasana yang akrab dan sederhana.

Bagi sebagian warga, pawai obor bukan hanya agenda seremonial tahunan. Ini adalah ruang temu sosial momen ketika perbedaan usia, latar belakang, dan kesibukan sejenak melebur dalam langkah yang sama. Di sepanjang rute, terdengar sapaan, tawa, dan doa yang terucap pelan.

Karolin menilai tradisi ini menjadi cerminan kebersamaan masyarakat Landak dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan seperti ini mempertemukan masyarakat dalam suasana yang sama. Kebersamaan itu yang terus dijaga,” katanya.

Kehadiran generasi muda menjadi warna tersendiri. Anak-anak tampak antusias memegang obor, sebagian didampingi orang tua mereka. Bagi mereka, malam itu bukan hanya tentang berjalan bersama, tetapi tentang merasakan denyut tradisi yang diwariskan dari tahun ke tahun.

“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak ikut merasakan suasana kebersamaan di masyarakat,” ujar Karolin.

Di tengah gegap gempita kota-kota besar yang menyambut Ramadan dengan gemerlap lampu dan diskon pusat perbelanjaan, Ngabang memilih cahaya api sebagai penanda datangnya bulan suci. Sederhana, namun sarat makna.

Menjelang akhir pawai, Karolin mengingatkan warga untuk menjaga ketertiban dan suasana damai selama Ramadan. Ia berharap bulan puasa menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial dan mempererat hubungan antar sesama.

Malam itu, obor-obor perlahan padam. Namun semangat kebersamaan yang menyala di Ngabang terasa masih bertahan menjadi cahaya kecil yang mengiringi langkah warga memasuki bulan penuh berkah.

Berita terkait

Demo Buruh TKBM Batal, KSOP Banjarmasin Tegaskan Wajib Amprah untuk STS Transfer

Demo Buruh TKBM Batal, KSOP Banjarmasin Tegaskan Wajib Amprah untuk STS Transfer

Banjarmasin–Spektroom :  Rencana aksi demonstrasi yang akan digelar Serikat Buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Samudera Nusantara di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin, Selasa (23/6/2026), akhirnya dibatalkan. Keputusan itu diambil setelah KSOP memastikan akan menjalankan ketentuan yang tertuang dalam surat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut

Junaidi, Buang Supeno
Sekda Bogor Turun ke Sekolah, Kampanyekan Anti-Narkoba dan Serap Aspirasi Lewat Program “KAMI MENDENGAR”

Sekda Bogor Turun ke Sekolah, Kampanyekan Anti-Narkoba dan Serap Aspirasi Lewat Program “KAMI MENDENGAR”

Bogor-Spektroom: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, turun langsung ke SDN Cantang Jaya, Kecamatan Sukaraja, Selasa (23/6/2026), melalui Program “KAMI MENDENGAR”. Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini sekaligus menyerap aspirasi warga sekolah secara langsung. Dalam amanatnya saat upacara bendera, Ajat

Asmari, Buang Supeno
Pencurian Fasum di Kepri Kian Mengkhawatirkan, Polda Ungkap 15 Kasus dan 30 Tersangka dalam Enam Bulan

Pencurian Fasum di Kepri Kian Mengkhawatirkan, Polda Ungkap 15 Kasus dan 30 Tersangka dalam Enam Bulan

Batam- Spektroom : Maraknya pencurian kabel dan perusakan fasilitas umum (fasum) di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Kejahatan yang menyasar aset publik tersebut dinilai tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mengganggu pelayanan masyarakat serta berpotensi menghambat iklim investasi di daerah. Berdasarkan data Polda Kepri hingga Juni

Desmawati, Buang Supeno
Waspada Modus Email Palsu, DJP Kalselteng Ingatkan Wajib Pajak Jangan Terkecoh Tagihan Fiktif

Waspada Modus Email Palsu, DJP Kalselteng Ingatkan Wajib Pajak Jangan Terkecoh Tagihan Fiktif

Banjarmasin–Spektroom : Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Selatan dan Tengah (Kanwil DJP Kalselteng) mengimbau masyarakat dan Wajib Pajak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), terutama melalui surat elektronik (email) yang berisi pemberitahuan tagihan maupun pelunasan pajak. Imbauan tersebut disampaikan Kanwil DJP Kalselteng

Junaidi, Buang Supeno