Calon Paskibraka Ternate Jalani Karantina

Calon Paskibraka Ternate Jalani Karantina
Foto: Istimewa

Spektroom - 65 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) kota Ternate tahun 2025 saat ini telah memasuki tahapan Diklat Paskibraka.

Mereka telah memasuki masa karantina mulai 8 Agustus 2025. 65 pelajar terbaik hasil seleksi ketat dari seluruh SMA - SMK di kota Ternate terdiri dari 33 Pria  dan 32 Wanita yang akan menjalani pembinaan intensif hingga (13/8/2025)  dan  tanggal 14 Agustus gladi kotor dilanjutkan dengan malam harinya pengukuhan.

Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan Dan Karakter Bangsa, KESBANGPOL Kota Ternate, Mochtar M. Ibrahim menyatakan pada tanggal 7 Agustus 2025, wakil Walikota Ternate Nasri Abubakar telah membuka secara resmi kegiatan pemusatan Diklat Paskibraka tahun 2025 dan pada tanggal 8 Agustus 2025, calon Paskibraka telah memasuki karantina di hotel Boulevard Ternate karena berdekatan dengan lokasi upacara. 

"Untuk latihan itu mulai dari pra sudah dibuka oleh wakil Walikota Ternate baik yg terkait dengan Diklat maupun pelantikan DPP atau Duta Pancasila Pasipratama. Mereka sudah masuk dalam karantina selama 10 hari dari tanggal 8 sampai 17 dan tanggal 18 check out". Jelas Mochtar.

Dipilihnya hotel Boulevard, karena aksesnya langsung menuju ke lokasi upacara yaitu di Lapangan Ngaralamo, Soasio Ternate untuk upacara bendera 17 Agustus 2025.

Mochtar ibrahim juga mengatakan untuk malam pengukuhan nanti direncanakan pada tanggal 14 Agustus 2025 berlokasi di Benteng Orange Ternate. 

Sementara itu, tim pelatih yang melatih para calon Paskibraka ini sebanyak 6 orang terdiri dari 3 anggota Polri yang merupakan Purna Paski yaitu Bripka Amriyanto Nuhuyanan, Brigpol Dewi Sari A. Hitimala dan Brigpol Junaidi Thalib. 

Sedangkan untuk pelatih dari TNI yaitu Sertu Banjar S dan Serda Jasli Kilwaw dan 1 dari KESBANGPOL Ternate yaitu Rosita yang juga merupakan Purna Paskibraka Indonesia atau PPI Kota Ternate.-(Samin H).

Berita terkait

Rektor UIN Malang Prof. Ilfi Nur Diana Tegaskan Tiga Pilar Pendidikan Unggul di Hardiknas 2026

Rektor UIN Malang Prof. Ilfi Nur Diana Tegaskan Tiga Pilar Pendidikan Unggul di Hardiknas 2026

Malang-Spektroom : Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Ilfi Nur Diana, menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan berkualitas saat memimpin Apel Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026, yang digelar di halaman Rektorat kampus, Sabtu (1/5/2026). Apel berlangsung khidmat dengan seluruh peserta mengenakan pakaian adat daerah, mencerminkan semangat kebhinekaan

Buang Supeno
Menteri PU:  Penguatan Organisasi Bukan Penataan Jabatan Tetapi Membangun Keterampilan

Menteri PU:  Penguatan Organisasi Bukan Penataan Jabatan Tetapi Membangun Keterampilan

Jakarta – Spektroom : Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyampaikan bahwa penguatan organisasi bukan hanya penataan jabatan, tetapi bagian dari upaya membangun statecraft, yakni keterampilan dalam mengelola kebijakan negara dan memastikan setiap program berjalan efektif serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal tersebut disampaikan Menteri Dody Hanggodo saat melantik tujuh pejabat tinggi

Nurana Diah Dhayanti
Peringati Hardiknas, Abdul Mu'ti : "Deep Learning, Program Prioritas Tingkatkan Kualitas Pendidikan Nasional"

Peringati Hardiknas, Abdul Mu'ti : "Deep Learning, Program Prioritas Tingkatkan Kualitas Pendidikan Nasional"

Jambi - Spektroom: Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, menggelegar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 bertema "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua", berlangsung di Halaman Kantor Wilayah Kemenag Jambi, Sabtu (2/5/2026). Upacara diawali dengan pengibaran bendera merah putih dilanjutkan dengan pembacaan teks

Anggoro AP
Pengamat Pendidikan UMS : Merefleksi Hardiknas 2 Mei, Manajemen Mutu Pendidikan Harus Ditingkatkan

Pengamat Pendidikan UMS : Merefleksi Hardiknas 2 Mei, Manajemen Mutu Pendidikan Harus Ditingkatkan

Solo - Spektroom : Merefleksi hari Pendidikan Nasional 2 Mei, bidang pendidikan meski dinilai arahnya mulai tertata dengan perangkat dan regulasi yang semakin pasti, tetapi masih dihadapkan pada catatan kritis dalam pengelolaan manajemen mutu. Diminta tanggapan kondisi pendidikan di Indonesia merefleksi hari pendidikan Pengamat pendidikan dari Universitas Muhamadiyah Surakarta UMS Prof.

Murni Handayani