Coffee Morning di Istana Kadriah,Perkuat Sinergi Jaga Kondusifitas Daerah

Coffee Morning di Istana Kadriah,Perkuat Sinergi Jaga Kondusifitas Daerah
Suasana Coffee Morning di

Pontianak-Spektroom : Suasana hangat namun sarat pesan strategis terasa di lingkungan Istana Kadriah, Kamis (07/05/2026). Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, hingga tokoh masyarakat berkumpul dalam agenda coffee morning lintas sektoral untuk membahas situasi keamanan dan pembangunan di Kalimantan Barat.

Kegiatan yang diinisiasi sebagai ruang komunikasi lintas elemen itu mengusung tema mempererat tali silaturahmi serta membangun sinergi antara pemangku kepentingan dan tokoh masyarakat Kalimantan Barat.

Dari jajaran kepolisian, Direktorat Binmas Polda Kalbar diwakili Kasubdit Bhabinkamtibmas Ditbinmas Polda Kalbar AKBP Oon Sudarman.

Kehadirannya menegaskan pentingnya pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.

Dalam forum itu, Ditbinmas Polda Kalbar AKBP Oon Sudarman menilai coffee morning bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang strategis untuk membaca dinamika sosial yang berkembang di masyarakat secara langsung.

“Forum seperti ini penting karena menjadi jembatan komunikasi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat. Persoalan yang berkembang bisa dibahas bersama sehingga solusi dapat dicari lebih cepat dan tepat,” ujarnya.

Menurut Oon, koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas tetap kondusif, terutama di tengah tantangan sosial yang terus berkembang.

Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat harus terus diperkuat agar potensi konflik maupun gangguan keamanan dapat dideteksi sejak dini. Fokus utama kita adalah menjaga koordinasi tetap solid sehingga situasi di Pontianak maupun Kalimantan Barat secara umum tetap aman, nyaman, dan kondusif.

Senada dengan itu, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono mengapresiasi terselenggaranya kegiatan di kawasan bersejarah Kesultanan Pontianak tersebut. Keterlibatan tokoh masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas daerah.

Ia menilai keamanan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara stakeholder dan tokoh masyarakat merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas daerah.

Selain membahas situasi keamanan, forum juga menjadi wadah diskusi ringan terkait langkah strategis pembangunan daerah dan penguatan hubungan sosial antar elemen masyarakat di Kalimantan Barat.

Kegiatan berlangsung penuh keakraban. Peserta tampak berdiskusi santai sambil menikmati suasana khas Istana Kadriah yang menjadi simbol sejarah dan budaya masyarakat Pontianak.

Berita terkait

SPPMHKP Ternate Luncurkan Klinik Mutu Ikan untuk Tingkatkan Daya Saing Produk Perikanan

SPPMHKP Ternate Luncurkan Klinik Mutu Ikan untuk Tingkatkan Daya Saing Produk Perikanan

Ternate-Spektroom: Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (SPPMHKP) Ternate meluncurkan Klinik Mutu Ikan sebagai upaya memperkuat mutu, keamanan, dan daya saing produk perikanan di Maluku Utara. Peluncuran tersebut dirangkaikan dengan Forum Konsultasi Publik Tahun 2026 bertema “Sinergi Peningkatan Mutu, Keamanan, dan Daya Saing Produk Perikanan” di ruang

Nanang Adrany, Bian Pamungkas
Mendagri Tito Karnafian Apresiasi Langkah Pencegahan Karhutla di Riau

Mendagri Tito Karnafian Apresiasi Langkah Pencegahan Karhutla di Riau

Pekanbaru-Spektroom: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menilai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dilakukan pemerintah daerah di Provinsi Riau berjalan baik. Penilaian tersebut disampaikan Tito saat menghadiri rapat internal penanganan karhutla bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Posko Aju, Kota Pekanbaru, Riau, pada Senin (24/

Salman Nurmin, Bian Pamungkas
ссс