Ujian Praktik Syariah Masak Jadi Ajang Kekompakan Siswa Kelas IX MTs Terpadu Berkah

Ujian Praktik Syariah Masak Jadi Ajang Kekompakan Siswa Kelas IX MTs Terpadu Berkah
Para juri sedang melaksanakan penilaian proses sampai siap saji. (Foto: Humas MTs Berkah)

Palangka Raya-Spektroom : Di balik aroma bumbu yang mengepul dari dapur sederhana di lingkungan MTs Terpadu Berkah Palangka Raya, tersimpan pelajaran hidup yang tak tertulis di buku pelajaran. Kamis pagi itu (7/5/2026), murid-murid kelas IX bukan hanya menjalani ujian praktik syariah memasak, tetapi juga belajar tentang kebersamaan, tanggung jawab, dan makna kerja sama.

Suasana madrasah tampak berbeda dari biasanya. Di sudut ruangan, beberapa siswa sibuk membersihkan ayam sesuai tata cara syariah. Sementara yang lain memotong bumbu, menyiapkan peralatan, hingga mengatur hidangan agar terlihat menarik saat disajikan di hadapan tim juri.

Sesekali terdengar suara tawa ketika salah satu kelompok salah menakar garam atau buru-buru mencari piring saji yang belum siap. Namun di tengah kesibukan itu, setiap siswa terlihat saling membantu tanpa diminta.

“Cepat, bawangnya kurang satu,” seru seorang siswa kepada temannya yang langsung berlari mengambil bahan di meja persiapan.

Di kelompok lain, beberapa siswi tampak telaten merapikan tampilan makanan agar lebih menggugah selera. Bagi mereka, ujian ini bukan sekadar soal nilai.

Kepala MTs Terpadu Berkah saat menyampaikan arahannya. (Foto: Humas MTs Berkah)

Kepala MTs Terpadu Berkah, Ahmad Sahiba, mengatakan kegiatan praktik tersebut dirancang agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, proses memasak mengajarkan banyak hal, mulai dari disiplin, menjaga kebersihan, hingga kemampuan bekerja dalam tim. Ia meyakini pengalaman langsung seperti itu lebih membekas dalam pembentukan karakter siswa.

“Anak-anak belajar bahwa hasil yang baik tidak bisa dikerjakan sendiri. Harus ada komunikasi dan saling membantu,” ujarnya.

Tim juri saat penilaian mencicipi masakan olahan siswa (Foto: Humas MTs Berkah)

Di sela penilaian, para juri tampak mencicipi satu per satu hasil masakan siswa. Ada yang menyajikan ayam goreng berbumbu lengkap dengan sambal, ada pula yang menata hidangan sederhana dengan penuh kreativitas.

Meski sederhana, kegiatan itu memberi pengalaman berharga bagi para siswa. Mereka belajar bahwa dapur bukan hanya tempat memasak, melainkan ruang untuk belajar menghargai proses, bekerja bersama, dan memahami nilai syariat dalam kehidupan sehari-hari. (Nisa)

Selain melatih keterampilan memasak, kegiatan ini juga memberi pemahaman kepada siswa tentang pentingnya syariat, menjaga higienitas makanan dan membangun kebiasaan bekerja sama. Bekal realita seperti ini dinilai penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. (Polin-Nisa)

Berita terkait

Warga Kapuas Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Agustiar Datang Membawa Bantuan dan Air Bersih

Warga Kapuas Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Agustiar Datang Membawa Bantuan dan Air Bersih

Palangka Raya–Spektroom : Ketika kemarau berlangsung panjang dan kebakaran lahan terus membayangi, kebutuhan warga bukan hanya soal menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi. Di tengah kondisi tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran datang langsung membawa bantuan bagi masyarakat Kabupaten Kapuas. Bantuan disalurkan di sejumlah titik di Kabupaten

Polin, Julianto
Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Ketapang-Spektroom: Bagi warga Dusun Lipat Gunting, Desa Suak Burung, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, sebuah jembatan bukan sekadar bangunan yang menghubungkan dua sisi wilayah. Jembatan Gantung Lipat Gunting kini menjadi penghubung aktivitas sehari-hari sekaligus membuka harapan baru bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses lebih mudah untuk menjalankan

Apolonius Welly, Rafles
Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Sawahlunto-Spektroom : Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah mendampingi Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierly meninjau Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PVP) Sawahlunto di Parambahan, Kecamatan Talawi, Sabtu (26/9/2026). Kunjungan tersebut fokus pada penguatan fasilitas pelatihan vokasi untuk menyiapkan tenaga kerja terampil dan bersertifikat yang siap bersaing di

Riswan Idris, Rafles
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Batam–Spektroom : Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mendorong guru Al-Qur’an terus meningkatkan kompetensi dan kreativitas dalam mengajar agar mampu mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, penguasaan kelas, pemahaman psikologi peserta didik, serta kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi bagian penting dalam menciptakan pembelajaran yang menarik dan inklusif. Hal itu ditegaskan Amsakar ketika membuka

Desmawati, Rafles
ссс