Program Khusus SMP di Solo Diminati Pendaftar

Program Khusus SMP di Solo Diminati Pendaftar
Sekolah Program Khusus di SMP Di Solo, Diminati Pendaftar

Solo - Spektroom : Program Khusus SMP yang baru pertama di buka pada Sistem Penerima Murid Baru - SPMB 2026 di Kota Solo, diminati pendaftar termasuk dari luar kota.

Program Khusus di SMP Negeri 24 dan 25 Surakarta yang dibuka Senin (04/05/2026) dalam jangka 3 hari jumlah pendaftar sudah mencapai 331 siswa, jauh melampui todal kuota 2 sekolahan yang tersedia sebanyak 150 kursi.

Dikonfirmasi ( Kamis 07/05/ 2026 )Ketua Panitia SPMB SMPN 25 Solo, Handoko, menjelaskan kuota 150 kursi tersebut dibagi rata untuk masing-masing sekolah sebanyak 75 siswa.

Tingginya minat pendaftar bahkan memaksa panitia menambah kapasitas tes harian. Untuk angkatan tahun 2026, kedua sekolah tersebut memang sepenuhnya menyelenggarakan Kelas Program Khusus tanpa adanya sistem zonasi maupun kelas reguler untuk siswa baru.

"Masing-masing rombongan belajar berisi 25 siswa. Untuk angkatan baru ini, semuanya murni melalui seleksi kelas khusus."

Selain warga lokal, pendaftar dari wilayah penyangga seperti Boyolali, Karanganyar, dan Sukoharjo juga banyak yang mencoba peruntungan.

Meskipun kuota bagi warga luar Solo dibatasi maksimal hanya 5 %, antusiasme pendaftar tetap tidak surut. Panitia menduga banyak orang tua luar daerah yang masih berpegang pada pola pendaftaran tahun sebelumnya, di mana kedua sekolah ini memang menjadi tujuan utama siswa dari luar kota.

"Pada tahun-tahun sebelumnya, pendaftar dari luar kota di sini memang sangat dominan. Jadi masyarakat menganggap sistemnya masih sama dan pokoknya coba daftar saja. Tentu semuanya tetap dilayani dengan baik oleh panitia," katanya.

Salah satu, orang tua pendaftar asal Ngemplak, Boyolali, Eka Nur Fitriana, mengaku mantap mendaftarkan anaknya meski harus bersaing dengan syarat yang ketat, termasuk standar tinggi badan minimal.

"Saya berminat karena ingin memacu mental anak biar semakin maju dan berani. Lewat persaingan yang ketat disini, harapannya anak bisa lebih percaya diri dan makin semangat belajarnya,” kata Eka. (Dan)

Berita terkait

Mahasiswa Profesi Ners Universitas Aisyiyah Surakarta Ajak Warga Solo Kelola Sampah Jadi Bernilai Ekonomi

Mahasiswa Profesi Ners Universitas Aisyiyah Surakarta Ajak Warga Solo Kelola Sampah Jadi Bernilai Ekonomi

Surakarta – Spektroom: Para calon perawat dari Universitas Aisyiyah Surakarta mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan melalui program bank sampah dengan mengumpulkan sampah kering yang masih memiliki nilai ekonomi. Melalui program itu, masyarakat dapat menyetorkan berbagai jenis sampah kering seperti botol plastik, gelas plastik, kardus, hingga barang bekas seperti panci rusak untuk

Ciptati Handayani, Afrizal Aziz
Kemenag Sawahlunto Tekankan Profesionalisme dan Peta Dakwah dalam Pembinaan Penyuluh Agama Islam

Kemenag Sawahlunto Tekankan Profesionalisme dan Peta Dakwah dalam Pembinaan Penyuluh Agama Islam

Sawahlunto—Spektroom : Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto menggelar kegiatan silaturrahim dan pembinaan bagi penyuluh agama Islam se-Kota Sawahlunto, Kamis (7/5), di aula kantor Kemenag setempat. Kegiatan tersebut diikuti 25 penyuluh agama Islam dari empat kecamatan di Kota Sawahlunto. Kegiatan pembinaan ini dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto,

Riswan Idris, Bian Pamungkas
Coffee Morning di Istana Kadriah,Perkuat Sinergi Jaga Kondusifitas Daerah

Coffee Morning di Istana Kadriah,Perkuat Sinergi Jaga Kondusifitas Daerah

Pontianak-Spektroom : Suasana hangat namun sarat pesan strategis terasa di lingkungan Istana Kadriah, Kamis (07/05/2026). Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, hingga tokoh masyarakat berkumpul dalam agenda coffee morning lintas sektoral untuk membahas situasi keamanan dan pembangunan di Kalimantan Barat. Kegiatan yang diinisiasi sebagai ruang komunikasi

Apolonius Welly, Afrizal Aziz