Trending

Dari Dermaga Kijing ke Santunan Ramadan, Tiga Hari Dirut Pelindo di Kalbar

Dari Dermaga Kijing ke Santunan Ramadan, Tiga Hari Dirut Pelindo di Kalbar
Kesiapan Dermaga pelabuhan Internasional Kijing salah satu titik yang dilihat progresnya oleh Dirut Pelindo Achmad Muchtasyar dalam kunkernya 3 hari di Kalbar. (Foto: Dok. Pelindo Pontianak)

Pontianak-Spektroom : Pagi itu, angin laut berembus pelan di kawasan Pelabuhan Internasional Kijing, Kabupaten Mempawah.

Di antara deretan alat berat dan bentangan dermaga yang menghadap Laut Natuna, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Achmad Muchtasyar, berjalan menyusuri area pelabuhan.

Ia memeriksa kesiapan fasilitas dermaga, akses jalan, hingga progres pengembangan Pelabuhan Baru Internasional (PBI).

Kunjungan kerja selama tiga hari, 26–28 Februari 2026, itu bukan sekadar agenda rutin manajemen.

Ada dua pesan yang ingin ditegaskan: memastikan infrastruktur logistik strategis Kalimantan Barat siap menopang arus barang, sekaligus 28 Februari 2026 menghadirkan wajah sosial perusahaan di bulan Ramadan.

Di Kijing, Achmad melihat langsung bagaimana pelabuhan yang diproyeksikan menjadi gerbang ekspor-impor Kalbar itu terus dibenahi.

Infrastruktur yang memadai dinilai penting untuk mempercepat distribusi komoditas unggulan daerah, dari perkebunan hingga pertambangan.

“Pelabuhan bukan hanya simpul logistik, tetapi juga penggerak ekonomi daerah,” menjadi semangat yang digaungkan dalam kunjungan tersebut.

Dari kawasan pesisir Mempawah, agenda berlanjut ke Pontianak. Pada Jumat pagi, Achmad melakukan audiensi dengan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan.

Dirut Pelindo Achmad Muchtasyar dan Gubernur Ria Nursan sedang berbincang saat audiensi. Foto: Dok. Pelindo Pontianak)

Pertemuan itu membahas sinergi antara pemerintah daerah dan Pelindo dalam mengoptimalkan peran pelabuhan, termasuk penguatan konektivitas hinterland agar manfaat ekonomi bisa dirasakan lebih luas.

Namun, wajah lain kunjungan itu tampak saat matahari mulai condong ke barat di hari yang sama.

Di Terminal Penumpang Pelindo Regional 2 Pontianak, ratusan orang berkumpul dalam suasana hangat.Manajemen Pelindo, pemangku kepentingan, hingga perwakilan masyarakat duduk bersama dalam kegiatan buka puasa bersama.

Suasana Buka puasa bersama diterminal Penumpang Pelabuhan Pontianak. (Foto: Dok. Pelindo Pontianak)

Momentum itu dirangkaikan dengan penyaluran Bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui program Berbagi Ramadan Pelindo 2026.

Secara nasional, Pelindo menyalurkan santunan kepada 11.710 anak yatim, membagikan 76.540 paket sembako, serta 50.960 paket takjil Ramadan di berbagai wilayah operasionalnya.

Bagi Achmad, Ramadan adalah waktu untuk memperkuat empati.

“Ramadan adalah momentum untuk berbagi dan memperkuat kepedulian sosial. Melalui program TJSL Berbagi Ramadan Pelindo 2026, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, berbagi kebahagiaan, serta meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Ia menambahkan, bantuan disalurkan secara bertahap dan terkoordinasi dengan melibatkan pemangku kepentingan setempat agar tepat sasaran.

Di tingkat daerah, General Manager PT Pelindo Regional 2 Pontianak, Yanto, menyebut kehadiran Direktur Utama menjadi sinyal bahwa wilayah operasional di daerah mendapat perhatian serius dari manajemen pusat.

Menurutnya, pelabuhan tak bisa berdiri sebagai entitas bisnis semata. Ia hidup dan tumbuh bersama masyarakat di sekitarnya.

“Kami ingin memastikan bahwa keberadaan pelabuhan tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga manfaat sosial yang nyata bagi masyarakat,” katanya.

Tiga hari itu pun menjadi gambaran dua sisi peran Pelindo hari ini: memperkuat fondasi logistik nasional lewat pengembangan pelabuhan strategis seperti Kijing, sekaligus merawat relasi sosial melalui program berbagi di bulan suci.

Dari dermaga hingga ruang berbuka puasa, pesan yang dibawa serupa pelabuhan hadir bukan hanya untuk arus barang, tetapi juga untuk manusia di sekitarnya.

Berita terkait

Cegah Penyalagunaan Penyaluran Beras, Perum Bulog Wilayah Papua Perketat Pengawasan

Cegah Penyalagunaan Penyaluran Beras, Perum Bulog Wilayah Papua Perketat Pengawasan

Jayapura-Spektroom : Pihak Perum BULOG memperketat pengawasan penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), menyusul adanya dugaan penyalahgunaan komoditas tersebut oleh oknum mitra penyalur di wilayah Matraman dan Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk komitmen BULOG dalam menjaga tata kelola distribusi beras pemerintah

Anthonius Teniwut, Julianto
Urai Kemacetan Pemkot Surabaya Tertibkan Lima Bangunan di Sempadan Saluran Jeblokan II

Urai Kemacetan Pemkot Surabaya Tertibkan Lima Bangunan di Sempadan Saluran Jeblokan II

Surabaya – Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya beberapa hari terakhir, menertibkan lima bangunan yang berdiri di sempadan Saluran Jeblokan II, Kelurahan Pacar Kembang, Kecamatan Tambaksari. Penertiban ini dilakukan untuk menata kawasan sekaligus mendukung upaya mengurai kemacetan di sekitar Traffic Light (TL) Jalan Tambang Boyo. Lima bangunan yang ditertibkan berada di atas

Bian Pamungkas
Di Tengah Musibah Kecelakaan, BPJS Ketenagakerjaan Hadir Lindungi Pengemudi Ojol

Di Tengah Musibah Kecelakaan, BPJS Ketenagakerjaan Hadir Lindungi Pengemudi Ojol

Jakarta - Spektroom : Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Gambir, Imam Santoso, menyampaikan keprihatinan atas kecelakaan yang menimpa pengemudi ojek online di Jalan Panglima Polim, Jaksel. Ia menegaskan, BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja, termasuk pengemudi transportasi online, melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan. “Kami turut prihatin atas musibah yang

Irvan Idris Saleh
Relokasi UMKM Teluk Keriting, Pemko Siapkan lokasi Alternatif

Relokasi UMKM Teluk Keriting, Pemko Siapkan lokasi Alternatif

Tanjungpinang–Spektroom : Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menyiapkan sekitar 75 space di sejumlah lokasi alternatif bagi pedagang UMKM di kawasan Teluk Keriting, Kecamatan Tanjungpinang Barat. Relokasi kontainer tempat berjualan ini dilakukan menjelang pembangunan jalan lingkar yang berpotensi mengganggu keselamatan pedagang dan konsumen. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang, Riany,

Desmawati, Rafles