Dari Katarak hingga Pterygium, Bhayangkari Kalbar Bantu Warga Kembali Menatap Harapan
Pontianak-Spektroom : Kesempatan untuk kembali melihat dunia dengan lebih jelas menjadi harapan bagi banyak orang yang mengalami gangguan penglihatan.
Bagi sebagian masyarakat, operasi mata bukan sekadar tindakan medis, tetapi juga jalan untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri.
Harapan itulah yang berusaha diwujudkan Pengurus Bhayangkari Daerah Kalimantan Barat melalui Bakti Kesehatan Operasi Katarak dan Pterygium gratis di Rumah Sakit Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak, Sabtu (17/10/2026).
Dalam kegiatan sosial memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026 tersebut, sebanyak 20 pasien mendapatkan tindakan operasi mata.
Mereka terdiri atas 16 pasien katarak dan empat pasien pterygium.

Program ini menjadi wujud kepedulian Bhayangkari terhadap masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, khususnya mereka yang menghadapi gangguan penglihatan dan memerlukan penanganan medis.
Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., hadir langsung dalam kegiatan tersebut.
Ia didampingi Wakapolda Kalbar Brigjen Pol. Hindarsono, S.I.K., M.Hum., serta sejumlah pejabat utama Polda Kalbar, termasuk Karo SDM, Dirlantas, Dirbinmas, Kabidhumas, Kabiddokkes, dan Karumkit Bhayangkara Polda Kalbar.
Ketua Bhayangkari Daerah Kalbar, Ny. Vita Alberd, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.
Dukungan itu, antara lain, datang dari RS Bhayangkara, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI), serta staf Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Kalbar.
Menurut Vita, melalui program Bhayangkari Peduli, bantuan yang diberikan tidak berhenti pada pelayanan medis.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu menghadirkan kembali harapan dan kemandirian bagi masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan.
“Melalui program Bhayangkari Peduli, kita tidak hanya memberikan bantuan medis, tetapi juga berupaya mengembalikan cahaya, harapan, dan kemandirian bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia menegaskan, semangat HKGB ke-74 menjadi pengingat bahwa Bhayangkari tidak hanya mendampingi pelaksanaan tugas Polri, tetapi juga berupaya hadir secara langsung di tengah masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata.
Vita juga berharap seluruh pasien dapat menjalani proses pemulihan dengan baik setelah operasi, sehingga kondisi penglihatan mereka semakin membaik dan aktivitas sehari-hari dapat kembali dilakukan secara optimal.
Bagi para pasien, keberhasilan tindakan medis dan proses pemulihan menjadi bagian penting untuk kembali menikmati kehidupan dengan lebih baik.
Melalui bakti kesehatan ini, Bhayangkari Kalbar berharap kepedulian sosial dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat yang membutuhkan.
Sebanyak 20 pasien yang menjalani operasi menjadi bagian dari upaya tersebut. Sebuah langkah kemanusiaan yang membawa harapan agar semakin banyak
masyarakat memperoleh kesempatan mendapatkan pelayanan kesehatan mata secara layak.